Milenianews.com, Jakarta – Malam pergantian tahun di kawasan Taman Impian Jaya Ancol tahun ini terasa berbeda. Alih-alih pesta kembang api yang biasanya jadi penutup euforia, manajemen Ancol memutuskan untuk meniadakan pertunjukan tersebut pada Rabu malam (31/12). Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati dan duka mendalam atas bencana yang melanda Sumatera.
Baca juga: Ancol Targetkan Ribuan Pengunjung di Malam Perayaan Tahun Baru
Manajemen menilai, momen pergantian tahun bukan hanya soal perayaan, tetapi juga tentang kepekaan dan kebersamaan. Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, menyampaikan bahwa keputusan ini lahir dari rasa keprihatinan yang mendalam terhadap para korban bencana. “Kami ikut berduka mendalam atas bencana di Sumatera dan turut merasakan keprihatinan serta kesedihan atas musibah yang terjadi, sekaligus mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi seluruh korban dan keluarga terdampak,” ujar Daniel dalam keterangan resminya (23/12).
Malam tahun baru tetap berjalan dengan makna yang lebih dalam
Pembatalan kembang api yang sebelumnya dirancang sebagai pesta terbesar di malam tahun baru ini bukan keputusan spontan. Ancol ingin pergantian tahun dijalani dengan cara yang lebih bermakna dan relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Daniel menegaskan bahwa langkah tersebut diambil agar nilai solidaritas dan rasa kebersamaan tetap menjadi ruh utama dalam menyambut tahun yang baru. “Keputusan ini kami ambil dengan penuh pertimbangan agar momen pergantian tahun dapat dijalani secara lebih bermakna dan selaras dengan nilai kebersamaan sebagai satu bangsa,” katanya (23/12).
Meski tanpa kembang api, suasana malam tahun baru di Ancol tetap hidup. Sejumlah acara musik tetap digelar, seperti Konser Peduli Sumatera di Pantai Carnaval Ancol yang menghadirkan Dewa 19 feat Ello, Helloband, dan Five Minutes, serta Konser New Palapa di Pantai Festival. Bedanya, tahun ini konser-konser tersebut dikemas dengan nuansa yang lebih reflektif, mengedepankan kebersamaan, doa, dan aksi donasi bagi para korban bencana.
Baca juga: Ancol Siapkan Pertunjukkan Menarik Jelang Hari Raya Idul Fitri
Ancol juga mengajak pengunjung untuk menjadikan malam pergantian tahun sebagai ruang perenungan bersama. Bukan sekadar hitung mundur, tetapi juga momen untuk saling menguatkan. “Kami mengajak seluruh pengunjung menjadikan pergantian tahun ini sebagai momen doa dan refleksi bersama, seraya menumbuhkan harapan baru bahwa dengan kepedulian dan kebersamaan, kita bisa bangkit menghadapi masa depan,” pungkas Daniel (23/12).
Dengan langkah ini, Ancol ingin menunjukkan bahwa perayaan tak selalu harus meriah dengan cahaya di langit, tetapi juga bisa bermakna lewat empati, solidaritas, dan rasa kemanusiaan yang sama-sama dijaga.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.













