News  

UNM Gelar Workshop Blockchain Tingkat Lanjut, Bekali Mahasiswa dengan Keterampilan Web3

UNM Gelar Workshop Blockchain Tingkat Lanjut

Milenianews.com, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Program Studi Magister Ilmu Komputer, Fakultas Teknologi Informasi, sukses menggelar Workshop Implementasi Blockchain dengan Alchemy dan Hardhat: Dari Konsep ke Aplikasi Nyata pada Minggu (7/12). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh mahasiswa semester 3 serta peserta umum yang memiliki minat pada pengembangan teknologi blockchain dan Web3.

Workshop menghadirkan Maya Rahayu, dosen Politeknik Negeri Bandung dan lulusan S3 Okayama University Jepang, sebagai narasumber utama. Acara resmi dibuka jajaran pimpinan Fakultas Teknologi Informasi UNM dan diawali sambutan oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Komputer, Prof Dr Agus Subekti.

Baca juga:UNM Hadirkan Guest Lecturer Internasional Bahas Smart Connected Systems

UNM Gelar Workshop Blockchain Tingkat Lanjut

Dalam sambutannya, Prof Agus Subekti menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan kontribusi narasumber.

“Blockchain berkembang sangat cepat dan memiliki peran strategis dalam transformasi digital. Mahasiswa Magister Ilmu Komputer tidak cukup hanya memahami teori, tetapi perlu menguasai keterampilan praktis pengembangan teknologi blockchain,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (10/12).

Pada kesempatan itu, Maya Rahayu kemudian memaparkan konsep dasar blockchain, karakteristik teknologi, serta perbedaan fundamental antara blockchain dan basis data konvensional. Ia juga menjelaskan peran smart contract berbasis Solidity dan penggunaan platform Ethereum dalam pengembangan aplikasi terdesentralisasi.

Menurutnya, kombinasi Alchemy sebagai infrastruktur akses blockchain dan Hardhat sebagai lingkungan pengembangan memungkinkan proses pembangunan, pengujian, dan deployment smart contract dilakukan lebih aman dan terstruktur.

“Dengan ekosistem ini, pengembang dapat menciptakan aplikasi blockchain yang kuat, modern, dan siap digunakan di industri,” jelasnya.

Selain materi teori, peserta dibekali pemahaman teknis mengenai arsitektur decentralized application (dApp) yang melibatkan Node.js, MongoDB sebagai penyimpanan off-chain, serta integrasi antara aplikasi, wallet, dan smart contract. Workshop dirancang agar peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun aplikasi blockchain yang siap diterapkan.

Baca juga: Mahasiswa Sains Data UNM Diterima di Badan Gizi Nasional Sesaat Setelah Wisuda

Maya menegaskan bahwa blockchain kini menjadi fondasi penting dalam berbagai sektor industri.

“Blockchain tidak hanya relevan untuk riset, tetapi juga menjadi pondasi aplikasi masa depan di sektor digital,” tambahnya.

Sejalan dengan pesatnya perkembangan ekonomi digital dan penetapan blockchain sebagai infrastruktur digital nasional, UNM memandang penting untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi Web3 yang aplikatif.

Workshop ini menjadi langkah strategis UNM dalam memperkuat literasi dan keterampilan mahasiswa, sekaligus membuka peluang riset lanjutan di bidang blockchain, keamanan jaringan, IoT, dan AI.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *