Milenianews.com, Tegal – Acara Workshop Pahlawan Digital 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas BSI (UBSI) Kampus Tegal benar-benar sukses menarik perhatian dunia pendidikan. Dengan tema “The Power of Digital Creativity with AI”, kegiatan ini bukan cuma ajang belajar teknologi, tapi juga momentum untuk menumbuhkan semangat baru bagi guru dan siswa agar jadi generasi pencipta teknologi, bukan hanya penggunanya.
Workshop ini menjadi bagian dari program Cermai (Cerdas dan Mahir AI) hasil kolaborasi UBSI dengan Diko, yang melibatkan ribuan guru dan siswa dari berbagai daerah di Indonesia. Fokusnya? Membekali peserta dengan kemampuan berpikir kreatif, literasi digital, dan pemahaman mendalam tentang kecerdasan buatan (AI).
Baca juga: Workshop Pahlawan Digital 2025 Hadirkan Semangat Generasi Cerdas dan Mahir AI
Puspita Setiyaningrum, S.Pd, pengawas SMA dari Cabang Dinas Wilayah 11 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, memberikan pandangan inspiratif soal pentingnya pemahaman AI bagi dunia pendidikan.
“Harapan saya, para siswa bisa lebih mengenal Artificial Intelligence, dan memahami bahwa AI bukan sesuatu yang membuat kita bergantung. AI justru bisa membantu mereka memunculkan ide-ide kreatif dan berpikir kritis,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak oleh para guru. “Untuk bapak ibu guru, AI bisa membantu dalam proses pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Jadi, setelah kembali ke sekolah masing-masing, semoga mereka bisa menerapkan AI dengan cerdas dan bijak,” tambahnya.

Lahirnya ppahlawan digital di era modern
Lebih lanjut, Puspita menegaskan bahwa menjadi pahlawan di era sekarang bukan lagi soal perjuangan fisik, tapi soal karya dan inovasi. “Pahlawan itu tidak harus berjuang dengan bambu runcing. Mereka bisa berjuang lewat karya inovatif dan ide kreatif untuk membangun bangsa,” tuturnya.
Baginya, acara seperti Workshop Pahlawan Digital ini punya makna besar dalam menumbuhkan semangat generasi kreatif yang berani berinovasi dan membawa perubahan nyata bagi dunia pendidikan Indonesia.
Puspita juga menilai bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan perkembangan zaman. “Acara ini luar biasa. Materinya daging semua dan membahas isu kekinian tentang pemanfaatan AI, baik di kehidupan sehari-hari maupun di dunia pendidikan,” ujarnya dengan kagum.
Ia berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan bahkan digelar lebih sering. “Semoga acara seperti ini tetap berjalan dan makin intens, karena memajukan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga kolaborasi banyak pihak,” tutupnya penuh semangat.
Melalui Workshop Pahlawan Digital 2025, Universitas BSI Kampus Tegal dan Diko menunjukkan langkah nyata dalam mendorong ekosistem pendidikan yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan modern tak lagi hanya soal teori, tapi juga bagaimana teknologi bisa dimanfaatkan untuk mencetak pahlawan-pahlawan digital yang mampu berkontribusi nyata bagi bangsa.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













