Sampoerna University Siapkan Pemimpin Hadapi Visi Indonesia Emas 2045

Gelaran Future Leaders Dialouge di Sampoerna Strategic Square pada Jumat (7/11).
Gelaran Future Leaders Dialouge di Sampoerna Strategic Square pada Jumat (7/11).

Milenianews.com, Jakarta – Sampoerna University baru aja nge-gelar Future Leaders Dialogue pada Jumat (7/11) di Sampoerna Strategic Square. Acara ini punya misi seru: bantu rumuskan strategi pengembangan kepemimpinan yang berkelanjutan buat masa depan Indonesia. Tema yang diangkat? “Developing Leaders for Indonesia Vision 2045.” Buat yang penasaran, menurut proyeksi World Bank dan OECD, Indonesia punya potensi banget jadi salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia. Yup, kesempatan besar buat generasi pemimpin kita!

Baca juga; Mahasiswa Indonesia Terdampak Kebijakan Visa AS, Sampoerna University Hadirkan Jalur Alternatif

Era digital plus ketidakpastian ekonomi global bikin tantangan kepemimpinan makin kompleks. Generasi pemimpin sekarang dituntut adaptif, punya wawasan global, dan komitmen tinggi terhadap keberlanjutan.

Makanya, Sampoerna University hadir dengan program Magister bareng Thunderbird School of Global Management, Arizona State University. “Kami melihat pertumbuhan ekonomi sebagai peluang sekaligus tantangan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing secara global,” kata Pananda Pasaribu, Head of MBA Program Sampoerna University.

Ia juga bilang, pola pikir lifelong learning alias belajar seumur hidup itu super penting. Dengan terus mengasah diri, pemimpin bisa tetap tangguh di tengah perubahan cepat.

Kunci kompetensi pemimpin di era disrupsi

Menurut Susanto Samsudin dari Orbia Building dan Infrastruktur, Wavin, pengalaman alumni Thunderbird ngajarin satu hal penting: kepemimpinan yang efektif lahir dari kemampuan membangun bridge—baik antar disiplin ilmu maupun budaya. Kepemimpinan sejati itu soal memberdayakan orang lain. Beberapa kompetensi kunci? Komunikasi persuasif, bisa bicara pake data, dan tentunya tetap rendah hati.

Sementara itu, Tiffany Adriani, Recruitment Director Monroe Consulting Group, bilang sekitar 39% keterampilan inti pekerja bakal berubah sebelum 2030. Fokusnya? Agility, sustainability, dan literasi teknologi.

“Tugas utama pemimpin masa depan adalah bisa bawa organisasi melewati perubahan berkelanjutan sekaligus melakukan reskilling untuk lebih dari separuh tenaga kerja global,” jelas Tiffany.

Baca juga: Sampoerna University dan Colorado State University Jalin Kemitraan Strategis Tingkat Global

Gak cuma itu, Sampoerna University juga ngenalin program MBA dual-degree. Artinya, lulusannya bakal punya MBA dari Sampoerna University dan MLM dari Thunderbird, dengan fokus kepemimpinan, digitalisasi bisnis, dan prinsip ESG.

Dengan langkah ini, Sampoerna University siap jadi launchpad bagi generasi pemimpin muda Indonesia yang siap bersaing di panggung global.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *