Milenianews.com – Indonesia, khususnya kota besar, sering kali menghadapi isu kualitas udara yang buruk. Kondisi ini secara langsung memengaruhi kesehatan kulit. Kulit adalah organ pertama yang bertemu dengan polutan.
Dampak polusi dan gaya hidup modern terhadap perawatan kulit milenial dibahas oleh Sri Awalia, dermatologis senior dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada dalam program Ngopi Bareng Tirta di Kanal YouTube FKKMK UGM Official.
Baca juga: Polusi Udara Jakarta Memburuk, dan Pentingnya Peran Corporate Social Responsibility (CSR)
Polusi Udara Lebih Berbahaya dari Makanan
Banyak orang yang menyalahkan makanan sebagai pemicu alergi kulit. Namun, faktanya berbeda. Menurut Sri Awalia alergen di udara lebih dominan seperti polusi dari pabrik dan kendaraan bermotor. Polusi dan kulit disebutkan memiliki hubungan yang erat.
“Semua penyakit alergi itu kan memang utamanya kan dipicu oleh paparan bahan alergen,” jelasnya pada Channel Youtube FKKMK UGM Official.
Oleh karena itu, tindakan pencegahan bisa dilakukan dengan menggunakan masker, tutup kepala dan sarung tangan. Selain itu, Kulit juga butuh paparan sinar matahari yang sehat, yaitu sebelum jam 10 pagi dan setelah jam 4 sore.
Jaga Skin Barrier, Kunci Lawan Jerawat dan Alergi
Awalia menekankan pentingnya menjaga skin barrier atau pertahanan tubuh. Produk jerawat yang terlalu keras harus dihindari. Hindari juga sabun yang terlalu antiseptik atau banyak parfum. Berbagai bahan iritan dapat membuat pertahanan kulit melemah.
Dijelaskan juga, cara mencegah jerawat tidak hanya melalui perawatan luar. Gaya hidup juga sangat memengaruhi. Stres dan hormonal menjadi faktor pemicu utama. Pola tidur yang buruk juga berdampak.
Tidak hanya itu, makanan yang berlemak dan banyak gorengan juga dapat memunculkan jerawat lebih banyak. Disarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah sebagai antioksidan.
Mitos dan Fakta Sunscreen hingga Obsesi Memutihkan Kulit
Baca juga: Jerawat Terasa Gatal? Ketahui Penyebab dan Solusinya
Milenial yang terobsesi pada kulit putih dan menggunakan krim pemutih yang berlebihan disebutkan memiliki risiko tinggi.
“Malah dia kulit barrier kulitnya jadi tidak bagus. Kalau sudah begitu polusi lebih mudah untuk masuk dan bisa jadi jerawat dan infeksi kulit,” jelasnya.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.













