News  

Jejak Kebaikan BMH yang Mengalir di Sampang

BMH meresmikan sumur bor di di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Asyariyah, yang berlokasi di  Dusun Duktimur, Desa Ketapang Daya, Sampang, Madura, Rabu (27/8/2025). Sumur bor sumbangan Ibu Hj. dr. Rini Yulianti, Sp.OG binti H. Fadhory ini merupakan sumur bork e-220 yang dibangun oleh Laznas BMH di Jawa Timur. (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Sampang– Di sudut Dusun Duktimur, Desa Ketapang Daya, Sampang, Madura, ada cerita yang berbeda. Dulu, para santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Asyariyah sering kali harus berjuang untuk mendapatkan air. Setiap tetesnya begitu berharga, sampai-sampai kebutuhan untuk berwudu dan kebersihan sehari-hari menjadi hal yang sulit.

Maryam, salah satu santri penghafal Al-Qur’an, mengenang masa-masa itu dengan nada haru. “Dulu kami benar-benar sangat kekurangan. Untuk wudu dan kebutuhan lainnya sering kali bingung mencari air,” ujarnya.

Namun, Rabu, 27 Agustus 2025, menjadi hari bersejarah. Sebuah harapan baru datang. Sebuah sumur bor ke-220 yang dibangun oleh Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) BMH  di Jatim, resmi beroperasi di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Asyariyah.  Air yang mengalir dari sumur ini bukan sekadar air biasa, melainkan jawaban atas doa panjang ratusan santri dan warga sekitar.
Pengasuh pesantren, KH. Taufikur Rohman Imam, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, hadirnya sumur bor ini menjadi jawaban doa kami selama ini. Santri tidak lagi resah dengan kekurangan air, dan kegiatan belajar serta ibadah bisa berjalan lebih baik.”

Baca Juga : BMH Hadir dalam Nuansa Kemerdekaan dan Kebersamaan di Citra Garden Sidoarjo 

Sumur bor ini merupakan amanah kebaikan dari keluarga Ibu Hj. dr. Rini Yulianti, Sp.OG binti H. Fadhory. Kehadiran mereka sekeluarga telah menjadi jembatan bagi mengalirnya manfaat yang tak ternilai.

Imam Muslim, kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, menegaskan pentingnya program ini. “Air adalah kebutuhan mendasar. Dengan adanya sumur bor ini, para santri lebih tenang belajar, ibadah menjadi lebih khusyuk, dan masyarakat sekitar juga merasakan manfaatnya. Inilah wujud nyata zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah,” tuturnya.

Peresmian sumur bor ini menjadi bukti nyata komitmen BMH dalam menghadirkan akses air bersih, terutama di pesantren dan daerah rawan kekeringan.

“Dengan dukungan para donatur, setiap tetes air yang mengalir akan terus membawa senyum dan harapan baru bagi banyak jiwa,” tutup Muslim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *