News  

Polresta Bogor Buka Kolom Komentar di Instagram Tentang Rekayasa Lalu Lintas

Polresta Bogor Buka Kolom Komentar
Lalu Lintas Kota Bogor

Milenianews.com, Bogor – Penutupan Jalan Otto Iskandardinata (Otista) akhirnya berdampak pada perkembangan lalu lintas di Kota Bogor. Keadaan ini menyebabkan kemacetan lalu lintas dan mempersulit pengendara dalam beraktivitas. Untuk itu, Polresta Bogor buka kolom komentar di Instagram untuk masukan satau saran mengenai rekayasa lalu lintas.

Kepala Satlantas Polresta Bogor, Kompol Galih Apria mengatakan usulan itu bisa masyarakat sampaikan melalui postingan Instagram di akun @satlantas_polrestabogorkota. Hal ini, mereka lakukan untuk membantu Satlantas Polresta Bogor dalam memantau perkembangan lalu lintas dari sudut pandang masyarakat.

Baca lagi : SDN Bangka 3 Kota Bogor Jadi Percontohan Sekolah Sehat di Jabar

Polresta Bogor buka kolom komentar di Istagram resminya

“Kami akan menganalisis informasi dan menggabungkannya dengan forum tinjauan lalu lintas. Kami juga memperluas ruang untuk daerah yang terkena dampak dari sisi ekonomi, silakan ajukan. Kontribusi akan dilihat, ditinjau dan diputuskan bersama,” ujarnya kepada media, Rabu (2/8).

Salah satu saran masyarakat yang sudah Polresta Bogor terapkan, yakni dibukanya u-turn atau putaran arah di simpang Hotel Salak. Dengan begitu, kendaraan yang datang dari Jalan Jalak Harupat bisa berputar menuju Jalan Sudirman.

Sementara itu, Galih mengatakan pihaknya belum bisa membuka akses di Simpang Denpom seperti yang kebanyakan warganet minta. Hal itu menurutnya akan berdampak pada kemacetan yang lebih parah.

“Simpang Denpom cukup berat untuk dibuka. Karena, itu merupakan pertemuan arus Jalan Sudirman dan Jalan Juanda. Kalau kami buka, pasti akan crowded (sesak),” terangnya.

Hal lain yang menarik perhatian masyarakat adalah keterbukaan lalu lintas di perempatan RS Siloam. Galih mencontohkan, kendaraan yang datang dari Warung Jambu tidak bisa belok kanan ke Jalan Jalak Harupat. Tapi harus memutar di Tugu Kujang (hanya untuk sepeda motor) atau di Baranangsiang.

Baca Juga : Polisi Bandung: Patuh Lodaya 2023 Tentang Peraturan Lalu Lintas  

“Kami mohon bersabar karena harus agak jauh sedikit. Putarannya ga sampai 1 kilometer, namun hanya 400-500 meter saja,” tuturnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri membuka u-turn baru seperti di Jalan Jalak Harupat (dekat Lapangan Sempur) sebab dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *