Mielenianews.com, Lampung – Kompetisi selancar (surfing) internasional Krui Pro 2023 yang diadakan di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung akan menghadirkan pertunjukan seni budaya Lampung selama sepekan penuh.
Dengan adanya pertunjukan tersebut, atlet serta wisatawan bisa menikmati aneka jenis kesenian mulai dari lagu hingga tarian tradisional. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Lampung, Bobby Irawan mengatakan, Krui Pro 2023 tidak hanya sekedar kompetisi selancar.
Baca juga : Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Olimpiade Geografi Internasional iGeo ke-19
Kompetisi Selancar Internasional Krui Pro 2023
“Acara ini juga menjadi panggung yang menggambarkan kekayaan budaya Lampung dengan megah,” ungkap Bobby dalam keterangan tertulis, Senin (12/6).
Selain kompetisi selancar, Krio Pro juga menjadi momen untuk mengenalkan kebudayaan Lampung ke dunia Internasional.
“Tiga kali sehari akan ada penampilan tarian dan lagu tradisional dari semua etnis yang ada di Krui,” imbuhnya.
Ia juga menerangkan, kesenian dan kebudayaan yang nantinya akan mereka hadirkan di antaranya, tari kolosal bertema komoditas damar dan arak-arakan alam gemisekh.
“Arak-arakan ini akan menampilkan peralatan adat yang merupakan tradisi warisan dari nenek moyang. Alam gemisekh ini menjadi simbol penghormatan kepada tamu atau pengantin yang di arak,” jelasnya.
Baca juga : Talk Show GESID Kupas Masalah Pembangunan Desa yang Maju, Sejahtera, Mandiri dan Berkelanjutan
“Baik atret maupun pengunjung lain, bisa mendatangi berbagai pantai di Pesisir Barat selain Pantai Tanjung Setia. Atau mengunjungi Pulau Pisang Kampung Taois Sindi, Gua Matu, Angel Waterfall, Repong Damar, dan lainnya,” katanya.
Kompetisi selancar internasional ini rencananya akan berlangsung berlangsung mulai hari Senin (12/6) hingga hari Minggu (16/6) di Pantai Tanjung Setia, Lampung.
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.