Milenianews.com, Bogor– Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momen penting untuk mengingatkan kembali seluruh pelaku pendidikan akan teladan yang telah diberikan oleh para pahlawan nasional khususnya pejuang pendidikan seperti Ki Hajar Dewantara, KH. Ahmad Dahlan, dan KH. Hasyim Asy’ari serta yang lainnya. Para pahlawan nasional ini dikenal sebagai sumber inspirasi bagi pengembangan pendidikan Indonesia sampai sekarang.
Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tahun bertepatan dengan tanggal kelahiran Ki Hajar Dewantara yang jatuh pada tanggal 2 Mei. Seluruh instansi pendidikan memperingatinya dengan menggelar berbagai kegiatan, mulai dari upacara bendera, seminar serta diskusi tentang pendidikan.
Sekolah Islam Al-Iman pada kesempatan Hari Pendidikan Nasional kali ini memperingatinya dengan menggelar upacara bendera. Kegiatan berlangsung di lapangan sekolah Islam Al-Iman, Selasa (2/5/2023). Upacara diikuti oleh seluruh guru dan siswa SD dan SMP Islam Al-Iman yang berlokasi di Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Upacara berlangsung dengan khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Khairunnas, S.Hi., MM, wakil ketua Yayasan Perguruan Al-Iman.
Dalam amanatnya, Khairunnas menghimbau agar seluruh civitas akademika Al-Iman mencontoh keteladanan yang telah diberikan oleh pejuang pendidikan nasional. “Kita semua patut bersyukur memiliki tokoh pendidikan sebesar Ki Hajar Dewantara, KH. Ahmad Dahlan, dan KH. Hasyim Asy’ari. Keteladanan mereka menjadi contoh bagi kemajuan pendidikan Indonesia sampai sekarang,” tuturnya.
Tiga Aspek Penting
Khairunnas menekankan, pendidikan di masa depan harus menanamkan tiga aspek penting yang mesti dimiliki oleh setiap siswa, yaitu ilmu pengetahuan yang memadai dan penguasaan teknologi yang handal; karakter atau kepribadian yang baik; serta iman yang kokoh. “Pahlawan pendidikan kita telah mengajarkan bahwa pendidikan itu tidak semata penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi juga pembentukan karakter yang baik dan iman yang kuat,” ujarnya.
Al-Iman yang memiliki tagline Sekolah Untuk Kehidupan bertekad untuk menghadirkan proses pendidikan yang holistik bagi seluruh siswanya. “Visi misi sekolah Islam Al-Iman sejalan dengan spirit kurikulum merdeka yang memberikan keleluasaan bagi siswa untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya, dengan panduan iman dan tauhid,” tambahnya.