Bagaimana caranya memulai usaha dengan modal pas-pasan? Pasar sudah ada, supply sudah ada, hanya cashnya yang kurang.
Diasuh oleh : Dr. Ir. H. Wahyu Indra Sakti Saidi, Msc
Ngobrol Bisnis – Bagaimana caranya memulai usaha dengan modal pas-pasan atau tanpa modal?
Saya Indra baru tamat kuliah jenjang S1. Saat ini saya punya tekad untuk tidak bekerja, tapi mau memulai bisnis. Saya sudah punya ide berjualan makanan atau pakaian dengan cara kulakan dari Tanah Abang. Kemudian mendistribusikannya ke pasar-pasar atau toko pakaian yang ada di pasar.
Sudah ada beberapa toko yang menerima supply barang/pakaian dari saya. Ada yang berani bayar cash asal harganya tidak terlalu jauh dengan harga di Tanah Abang. Juga tidak terlalu jauh dengan harga di toko online. Dan ada juga yang ingin pembayarannya selama satu bulan.
Baca juga : Cara Jadi Reseller yang Sukses
Permasalahan saya adalah saya harus ngambil barang di Tanah Abang secara cash, juga ada dari pasar Cipulir tetap dengan cara cash. Mereka bilang kalau nanti sudah kenal, sudah beberapa kali supply atau membeli dengan cash, mungkin bisa berunding tentang pembayaran secara langsung.
Saya minta saran dengan Pak Wahyu, memecahkan masalah ketiadaan modal sementara pasar sudah ada.
Solusi dari usaha tanpa modal
Pebisnis sejati memang tidak harus punya modal cash, bahkan dari pengalaman dan riwayat pebisnis hampir semua yang sukses itu memulainya tanpa modal. Kalapun mulainya dengan ‘punya’ modal, karena dapat dari orang tuanya. Nah mungkin orang tuanya itu justru yang mulainya dari nol. Jadi, mau memulai bisnis tanpa modal materi itu bukan masalah utama.
Yang paling utama dalam bisnis adalah kepercayaan. Kemudian modal lainnya bisa bukan dalam bentuk cash. Punya sepeda motor, bisa dijaminkan STNK-nya, BPKB-nya ke toko yang mensupply barang. Kita bisa menjaminkan barang di toko yang barangnya mau kita ambil.
Dan juga bisa memakai jaminan orang. Jadi misalnya ada toko A dan kita punya kenalan yang punya reputasi bagus. Misalnya seorang pegawai negeri atau pedagang yang dikenal. Kita pakai mereka ini sebagai penjamin bahwa barang pasti dibayar, jaminan ke toko supply.
Bisa juga mengajak teman yang punya uang untuk membayar cash lebih dahulu, kemudian menjualnya atau meletakkan barang itu secara konsinyasi di toko dilakukan bersama-sama. Jadi, ada yang menyediakan modal, ada pasar yang disediakan oleh kita dilakukan bersama-sama. Nanti, kalau sudah untung bisa bagi hasil.
Jangan terlalu besar dulu mengambil keuntungan
Kalau modal sudah dapat, mulailah berjualan atau meletakkan barang di tempat kita mengonsinyasikan barang tersebut.
Dagangan dari hal ini adalah jangan mencari untung yang lebih besar. Jika penyedia barang atau penjamin, penyedia jaminan, peminjam uang yang beroperasi sama-sama meminta untung lebih besar, maka berikanlah.
Baca juga : Seberapa Pengaruh Brand/Merek Dagang Terhadap Bisnis Kita?
Biarkan mereka dapat untung lebih besar, ingat kita baru mulai. Untung kecil gak masalah yang penting bisnis mulai berputar. Jagalah kepercayaan dengan cara seperti ini dalam beberapa waktu, kalau bisnis jalan dan orang lain sudah percaya sama kita, maka modal keuntungan dari orang lain akan makin besar. Sukses terus untuk Mas Indra.
Pertanyaan dari Indra : Bagaimana caranya memulai usaha tanpa modal?