Milenianews.com – ChatGPT kurang dari sebulan setelah chatbot ini keluar dan memperkenalkan terbosan baru pada dunia. Kabarnya Google akan membuat saingan AI (Artificial Intelligence) tersebut setelah menganggap ChatGPT sebagai tanda bahaya.
Google menyadari adanya ancaman baru setelah keluarnya ChatGPT. CEO Google, Sundar Pichai, langsung mengerahkan beberapa tim untuk mengembangkan dan meluncurkan produk AI serupa.
Google juga berencana untuk meluncurkan 20 produk AI terbaru tahun ini. Lalu beredar kabar, Google juga akan memperkenalkan Google Search dengan chatbot AI.
Baca Juga: Spesifikasi Samsung Galaxy S23 Series Terbaru
Pada Senin (6/2) lalu, dalam postingan terbaru blog situs Google, Sundar Pichai meluncurkan layanan Google Bard AI.
Bard AI ini seperti “Layanan AI percakapan”. Dengan kata lain, ini adalah langkah Google untuk menyaingi ChatGPT. Pichai mengatakan Bard akan dibuka mulai senin dan akan tersedia secara luas untuk umum beberapa minggu kedepan.
Cara kerja Bard AI yang akan menjadi pesaing ChatGPT
Kabarnya, Bard ini dibuat dengan sejumlah besar data tekstual. Seperti ChatGPT yang sederhana dibuat dengan data dan teknik komputasi. Kedua hal itu akan membantu membuat prediksi guna menyatukan kata-kata dengan cara yang tepat.
Teknologi Bard ini di sokong oleh LaMDA. Sebuah video juga telah mendemonstrasikan cara kerja Bard. Seorang pengguna menulis pertanyaan “penemuan baru apa dari Teleskop Luar Angkasa James Webb yang dapat saya ceritakan kepada anak saya yang berusia 9 tahun.” Selanjutnya, Bard menanggapi dengan berbagai fakta, termasuk beberapa fakta yang rinci.
Baca Juga: Cara Elon Musk Belajar Dengan Cepat dan Pintar!
Pichai mengatakan Bard akan memanfaatkan informasi dari web untuk memberikan apa yang disebutnya “tanggapan segar dan berkualitas tinggi”.
Pichai menambahkan, bahwa Google merilis Bard dengan “versi model ringan dari LaMDA”. Ini adalah model yang lebih kecil yang menurutnya membutuhkan “daya komputasi yang jauh lebih sedikit”.
Media mencatat bahwa Google mungkin berhati-hati dengan debut Bard karena kesadaran akan masalah yang datang dengan “AI yang belum teruji”. Penelitian telah menunjukkan bahwa ada kesalahan model bahasa yang menghasilkan ujaran kebencian.
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.