Milenianews.com, Jakarta – Kemajuan teknologi saat ini juga menjadi kemajuan di bidang ekonomi, tren online shopping menjadi salah satu kegiatan rutin masyarakat saat ini. Namun, di tengah pesatnya pertumbuhan konsumen, perlu menjadi perhatian bersama bagaimana konsumen kerap kali menjadi target rentan terhadap kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi. Perlindungan data pribadi pun menjadi salah satu isu hangat yang menyita perhatian masyarakat Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Terjadi peningkatan pengumpulan serta penyimpanan data pribadi para konsumen atau pengguna platform yang meningkat. Ini beriringan dengan proses customer acquisition yang terjadi. Peningkatan jumlah konsumen dan pengguna platform marketplace mungkin menjadi sebuah potensi yang menggiurkan bagi para penjahat siber.
Merespon isu tersebut, Center for Digital Society (CfDS) UGM berkolaborasi bersama Tokopedia, meluncurkan Modul Literasi Digital. Ini bertujuan untuk menekankan pentingnya perlindungan data pribadi. Modul ini terbagi menjadi tiga topik mengenai belanja aman dan nyaman di marketplace.
Baca juga : Peluncuran Program #CerdasDigital, CfDS UGM Aktif Membangun Literasi Digital Masyarakat Indonesia
Pentingnya Perlindungan Data Pribadi di Marketplace
Kegiatan bertajuk “Diseminasi Modul Literasi Digital – Pentingnya Perlindungan Data Pribadi di Marketplace” ini bertujuan untuk mendukung program Gerakan Nasional Literasi Digital. Peluncuran Modul Literasi Digital ini merupakan manifestasi dari kolaborasi Tokopedia dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan Siberkreasi demi melanjutkan dan mengembangan inisiatif bersama dalam peningkatan literasi digital. Serta pengembangan UMKM dan talenta digital Indonesia.
Dalam kegiatan peluncuran modul ini, turut hadir Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, Leontinus Alpha Edison, Co-Founder dan Vice Chairman Tokopedia dan Anisa Pratita Kirana Mantovani, Executive Secretary of Partnership and Research CfDS. Kegiatan berlangsung secara hybrid, luring di Tokopedia Tower dan daring melalui platform Zoom Meeting, Jum’at (16/12).
Menurut Leontinus Alpha Edison, Co-Founder dan Vice Chairman Tokopedia, selama lebih dari 13 tahun berdiri. Tokopedia berupaya untuk terus berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Termasuk Kemenkominfo RI dan CfDS untuk menciptakan Super Ecosystem untuk pemerataan ekonomi secara digital.
“Peluncuran Modul Literasi Digital ini menjadi wujud komitmen Tokopedia untuk membantu meningkatkan literasi digital masyarakat serta talenta digital tanah air. Kami percaya, kolaborasi ini bisa berkontribusi pada upaya digitalisasi dan peningkatan literasi digital Indonesia yang saat ini menjadi target Kemenkominfo RI, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi tanah air,” tambah Leontinus.
Baca juga : Dorong Pemanfaatan Metaverse, Kominfo Dukung Penuh Akselerasi Literasi Digital CfDS UGM
Modul memuat penjelasan komprehensif perihal perlindungan dan keamanan data pribadi dari para konsumen online marketplace. CfDS dan Tokopedia berusaha menekankan pentingnya melindungi data pribadi saat bertransaksi di marketplace. Dengan cara memberikan berbagai studi dan isu kejahatan terhadap data pribadi.
Modul ini juga memuat kebijakan dan peraturan hukum mengenai data pribadi di Indonesia. Agar dapat mendukung tanggung jawab para pengguna dalam melindungi data pribadi mereka saat bertransaksi di marketplace. Termasuk peran aktif marketplace saat menyediakan jaminan perlindungan data pribadi.
Tips dan Trik Meningkatkan Awareness Konsumen
Selain memuat tata cara perlindungan data pribadi di marketplace, modul ini turut menyajikan tips dan trik untuk meningkatkan awareness para konsumen akan urgensi perlindungan data pribadi. Bagi mereka yang hendak melaporkan keluhan seputar perlindungan data pribadi, tahapan pengaduan pengguna Tokopedia juga tersedia dalam modul ini.
Anisa Pratita Kirana Mantovani selaku Executive Secretary of Partnership and Research CfDS menambahkan bahwa “Lewat literasi digital yang mumpuni, juga dengan usaha preventif, adaptif, dan kolaboratif, harapannya para pengguna online marketplace dapat meningkatkan keamanan data pribadi mereka”.
Anisa menekankan, dengan kolaborasi dari pihak marketplace, pemerintah, dan pengguna sendiri, dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi dalam transaksi online sekarang ini. Ini merupakan upaya pencegahan ragam ancaman kejahatan siber.
CfDS dan Tokopedia menyuarakan pentingnya kecakapan masyarakat atas perlindungan data pribadi lewat Modul Literasi Digital ini. Modul dapat masyarakat akses secara bebas untuk mendukung peningkatan literasi digital melalui website CfDS. Harapannya, modul ini dapat terdiseminasi dengan baik agar seluruh pihak (konsumen, masyarakat, marketplace, dan pemerintah) dapat memaksimalkan peran masing-masing dalam dinamika tren online shopping. Termasuk segala kegiatan d dalam platform-platform marketplace di Indonesia