Workshop PKRS, SuaR Indonesia Ajak OMS Jember Cegah Pernikahan Dini pada Siswa di Sekolah

Workshop PKRS
Foto: Ketua SuaR Indonesia, Sanusi saat memberikan sambutan di pembukaan workshop PKRS

Milenianews.com, Jember – Perkumpulan SuaR Indonesia mengajak Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di Kabupaten Jember untuk berbagi peran dalam pelaksanaan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas di sekolah (PKRS) dalam bentuk Workshop.

Workshop PKRS ini mengambil tajuk “Berbagi Peran dan Tanggung Jawab dalam PKRS di Sekolah”. Di samping itu, pelaksanaan workshop PKRS tersebut juga telah sukses terselenggara pada Selasa (13/12) di Hotel Royal Jember.

Baca Juga : Angkat Isu Manajemen Stres, Sampoerna Schools System Gelar Workshop Hari Guru

Workshop PKRS bersama SuaR Indonesia

Workshop PKRS ini bertujuan untuk mencegah pernikahan dini serta kekerasan berdasarkan gender dan seksualitas pada siswa di sekolah. Untuknya, SuaR Indonesia mengundang 25 OMS Kabupaten Jember, organisasi perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan hingga Pelajar Muhammadiyah dan Pelajar NU.

Workshop tersebut menargetkan kebijakan berupa Surat Edaran atau Surat Keputusan dari Dinas Pendidikan tentang adanya PKRS di sekolah. Kemudian, pentingnya peran OMS dalam mencegah pernikahan dini serta kekerasan berdasarkan gender dan seksualitas pada siswa atau pelajar.

Seperti yang tertuang dalam sambutan ketua SuaR Indonesia, Sanusi yang menerangkan hal-hal penting dalam pelaksanaan PKRS.

“Ada 3 hal yang harus dilakukan dalam mengubah kebijakan itu (Pelaksanaan PKRS), yang pertama mengubah kebijakan anggaran, mengubah kebijakan yang berupa aturan, yang terakhir ini adalah bagaimana pendampingan kasus. Tentu saja kami tidak bisa sendiri. Kami bertemu dengan kawan-kawan ini merupakan dalam rangka menyinergikan,” terang Sanusi saat sambutan di Hotel Royal Jember, (13/12).

Direktur LSDP SD Inpres, Bambang Teguh Karyanto turut hadir pada acara workshop tersebut.  Kemudian, Yeti selaku perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jember pun hadir sebagai narasumber.

Baca Juga : BNCC Gelar Virtual Workshop Front End Untuk Programmer React

Dalam pemaparan materinya, Yeti menyampaikan dalam RPJMD Pemerintah Kabupaten Jember tahun 2021-2026 sudah terdapat misi adanya peningkatan pelayanan dasar berupa kesehatan  dan pendidikan dengan sistem yang terintegrasi.

“Dengan berprinsip pada sinergi, kolaborasi dan akselerasi dalam membangun Jember, mari kita bersinergi mari kita berkolaborasi untuk bersama-sama membangun Jember yang lebih kondusif, lebih meningkat dan lebih berdaya terutama bagi perempuan dan anak,” tutur Yeti. (Nunung Tri Mulyani)

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *