Milenianews.com, Jakarta – Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kembali selenggarakan kegiatan Indonesia MICE Conference and Exhibition (INAMICE) 2022. Dengan mengusung tema “Indonesia, Siapkah Menyelenggarakan In-Person MICE Event?”, acara ini bertujuan membahas isu terkait MICE dengan seluruh stackholder. Kegiatan ini berlangsung secara luring atau offline di Harris Hotel & Convention, Kelapa Gading pada Senin (13/6).
Meskipun berlangsung secara luring, INAMICE 2022 ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai pedoman CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability).
INAMICE 2022 ini menjadi wadah kolaborasi untuk setiap stackholder di bidang MICE dalam menyelesaikan berbagai isu. Salah satunya, kesiapan seluruh stackholder dalam melaksanakan event MICE di masa transisi pandemi ke endemi.
Baca Juga : Mahasiswa Prodi MICE PNJ Selenggarakan INAMICE 2022 Secara Luring
Nara Kirei Elaine Pattian, mahasiswa semester 6 Prodi MICE PNJ yang juga selaku Project Officer INAMICE 2022, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya kolaborasi dari seluruh sektor dalam penyelenggaraan event MICE di era transisi New Normal.
“Kolaborasi antara penyelenggara kegiatan MICE dengan seluruh sektor, terutama pemerintah, sangatlah penting. Utamanya di masa transisi New Normal ini,” ujarnya Nara dalam sambutannya. Senin (13/6).
Sementara itu, Dr Zainal Nur Arifin, selaku Direktur Politeknik Negeri Jakarta merasa bangga dengan mahasiswa PNJ yang mampu menyelenggarakan event MICE dengan baik.
“Saya ucapkan terimakasih atas kontribusi seluruh pihak, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Utamanya untuk para mahasiswa yang berhasil menyelenggarakan kegiatan ini dengan cukup baik,” ujarnya.
Baca Juga : INAMICE 2022: Giatkan Aktivitas Bisnis MICE Pasca Pandemi
In-Person MICE Event di Masa Transisi, Seluruh Stackholder MICE Harus Siap
MICE merupakan singkatan dari Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition. Untuk menyelenggarakan In-person MICE events pasca pandemi Covid-19, perlu adanya kesiapan dari berbagai stackholder dalam hal inovasi dan regulasi.
Pemerintah juga memiliki andil besar dalam hal ini. Dalam diskusi sesi pertama, Robby Hasan, selaku Koordinator Strategi dan Kemitraan Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf mengungkapkan bahwa pemerintah berupaya membuat regulasi dan kebijakan baru terkait penyelenggaraan MICE Event di masa pandemi. Salah satunya adalah mengharuskan seluruh venue, baik hotel, restoran, dan lain sebagainya agar certified CHSE.
“Meskipun sudah ada kebiasaan baru, yaitu event virtual, kegiatan In-person tidak dapat tergantikan sepenuhnya,” ujar Robby. Lanjutnya, kegiatan In-person akan tetap ada dan seluruh stackholder MICE harus memiliki kesiapan dalam masa transisi ini.
Istasius Angger Anindito, selaku Deputi Direktur Pariwisata Bappenas RI menambahkan, jika CHSE Indonesia sudah dapat rekognisi global dan termasuk salah satu yang bagus di kancah internasional.
Baca Juga : Kemenparekraf Bangkitkan Pariwisata Dengan Tur Virtual
Dalam kesempatan yang sama, Nara Kirei Elaine Pattian, selaku Project Officer INAMICE 2022 mengungkap jika kebiasaan baru terkait virtual Event tidak terlalu berpengaruh terhadap MICE.
“Kebiasan masyarakat dengan kegiatan online tidak memperngaruhi kegiatan In-person MICE. Kebiasaan ini tidak menggantikan, tetapi malah menambah opsi baru. Dengan menggunakan sistem hybrid secara online dan offline, tentunya malah bisa me-reach lebih banyak orang. Adanya online dan offline, kita jadi tidak terbatas dengan ruang, orang yang tidak bisa hadir secara langsung, bisa mengikuti kegiatan secara daring,” ungkap Nara dalam wawancara dengan MileniaNews selepas kegiatan. Senin (13/6).
Lanjutnya, Nara menjelaskan jika In-person MICE event memiliki banyak manfaat ke berbagai sektor. “In-person MICE event bisa menghasilkan butterfly efect yang tidak hanya berpengaruh pada penyelenggara industri ini saja. Akan tetapi juga berpengaruh ke sektor lain, seperti venue, catering, dan lain sebagainya. Sehingga mampu memajukan sektor bisnis lain,” jelasnya.
Nara berharap dengan adanya INAMICE bisa menumbuhkan kembali industri MICE dan juga mengenalkan industri ini kepada lebih banyak orang yang belum tahu tentang industri ini.
“Untuk kedepannya, semoga acara ini bisa berkembang lebih baik lagi dan dapat memajukan industri ini”, pungkasnya.