Milenianews.com – Fenomena baru-baru ini yang terjadi, hebohkan publik karena ucapan-ucapan seringnya berbohong dari Ustaz Yusuf Mansyur, setelah viralnya video saat ia mencak-mencak. Hal itu juga menyeret anak sulungnya, Wirda Mansyur yang juga dinilai punya perilaku sama. Perilaku seperti itu, merupakan Mythomania.
Baca Juga : Kenali Apolecia Beserta Gejalanya, Bukan Rontok Biasa!
Apa itu Mythomania?
Mythomania adalah gangguan psikologis yang menyebabkan penderitanya terus berbohong, bahkan ia sendiri mempercayai kebohongan yang telah dibuat. Perilaku berbohon ini, secara terus-menerus dan terjadi dalam jangka waktu yang lama. Hal ini berbeda dengan berbohong pada umumnya.
Kelainan psikologis ini, juga dikenal sebagai pseudologia fantastica. Pertama kali, ditemukan pada tahun 1891 oleh psikiater Jerman, Anton Delbrueck.
Penderita mythomania seringkali berbohong dengan unsur fantasi. Selain itu, kebohongan yang ia buat, juga beserta dengan fakta di dalamnya.
Oleh karenya, jenis kebohongan ini merupakan yang paling ekstrem, dari jenis kebohongan patologis lainnya. Seperti berbohong karena kebiasaan, gangguan saraf atau kebohongan impulsif (mencuri, berjudi dan berbohong atau penipu yang suka meniru identitas).
Umumnya, penderita mythomania tak menyadari dan bahkan tidak bisa mengontrol kondisinya. Makanya cukup sulit untuk menghentikan kebiasaan bohongnya, meski mereka (penderita) ingin menghentikannya.
Akan tetapi, ada cara untuk mengobatinya, yakni dengan kerja keras dan kemauan dari penderitanya.
Sementara itu, penyebab munculnya mythomania cukup beragam. Namun, mayoritas karena faktor psikologis.
Ciri-ciri mythomania :
Berikut beberapa hal pembeda antara mythomania dengan orang yang suka berbohong biasa
- Kebohongan mereka tidak memiliki keuntungan khusus
- Ceritanya biasanya dramatis, pelik, dan sangat detail
- Biasanya mereka menjadi tokoh utama penyelamat atau korban dalam cerita
- Mereka mempercayai bahwa cerita mereka benar-benar terjadi
- Kebohongan disampaikan berkali-kali dan terus-menerus
Baca Juga : Ageisme, Merugikan Kaum Muda Produktif dan Lansia
Beberapa contoh kebohongan oleh mythomania, antara lain:
- Membuat cerita palsu bahwa mereka telah meraih sesuatu yang sebenarnya belum pernah mereka raih
- Menyebutkan bahwa mereka memiliki penyakit mematikan, padahal tidak
- Berbohong untuk memberi kesan pada orang lain, misalnya mereka berkerabat dengan publik figur.
Itulah penjelasan terkait mythomania. Apakah sobat termasuk penderitanya? Mulai dari sekarang pahami diri sendiri dan mulailah pergi ke psikiater.(Rifqi Firdaus)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.