Milenianews.com, Jakarta – Setelah sukses menggelar kegiatan secara online, Brightspot Market (BrightspotMRKT) akan hadir secara offline selama lima hari dari tanggal 26 – 30 Januari 2022 di Senayan Park Jakarta. Sementara itu, dengan mengusung tema Brightspot Market “Convergence”, Brightspot ingin menghadirkan konsep pameran yang baru yang berlangsung secara hybrid, yaitu secara online dan offline.
Pasalnya, sebagai pionir festival industri kreatif terkurasi tahunan di Indonesia, Brightspot ingin representasi masa depan yang mana teknologi dan kreativitas manusia akan hidup berdampingan. Gelaran ini juga menjadi konsep nyata dari metaverse. Pelaku dan penikmat industri kreatif bisa memilih untuk hadir secara langsung (offline) dengan persyaratan sudah melakukan vaksin kedua dan status hijau pada PeduliLindungi atau hadir secara virtual (online) melalui Brightspot Virtual City di www.brightspotmrkt.com.
Baca Juga : UI Gelar Nihon Fair 2021 Secara Hybrid
Anton Wirjono selaku Co-Founder BrightspotMRKT mengungkapkan bahwa brand lokal Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dengan brand internasional. Selain itu, ia juga mengungkapkan jika konsep metaverse ini cocok dengan Brightspot.
“Dengan adanya konsep metaverse tentu memberi kesempatan lebih luas. Ini akan me-reach lebih luas, tidak terbatas di Indonesia saja. Bisa aja kreator atau brand lokal bisa di kenal dunia, karena jangkauannya lebih luas” ujar Anton dalam konferensi pers, Rabu (26/1).
Sementara itu, BrightspotMRKT offline akan menghadirkan 91 local brands dan creators dari berbagai subsektor industri kreatif. Seperti fashion, food & beverages, musik, desain komunikasi visual, desain produk, hingga desain interior, bahkan ada NFT.
Baca Juga : Artificial Intelligence di Era Revolusi Industri 4.0
Brightspot Market “Convergence” Menghadirkan NFT dan Crypto
Brightspot Market “Convergence” tahun ini memang memberikan porsi istimewa untuk topik kripto dan NFT. BrightspotMRKT menyediakan area khusus NFT Gallery, yang mana pengunjung dapat melihat sekaligus membeli berbagai koleksi NFT dari para local brands.
Selain itu, para pengunjung bisa menikmati karya kolaboratif para seniman dan komunitas kolektif. Berkaitan dengan kripto dan NFT, Twitter sebagai media sosial turut mendukung acara ini.

Dengan memilih Senayan Park sebagai partner lokasi penyelenggaraan, ini sesuai dengan BrightspotMRKT. Selain berada di pusat perbelanjaan di pusat kota Jakarta. Lokasi ini memiliki akses yang mudah, terjangkau, dan juga memiliki area cukup luas dan sangat sesuai dengan BrightspotMRKT. Senayan Park juga memiliki konsep yang sesuai yaitu sebagai “Entertainment District” dengan market anak muda.
Setelah 11 tahun berjalan, tahun ke 12 ini, BrightspotMRKT telah menyiapkan beragam rangkaian acara seru dan penawaran menarik yang tersebar di 3 area. Yaitu Shopping District (Fashion, Home, Hobbies), Food District, serta Arts District (NFT Gallery, Commissioned Digital Art, NFT Project).
“Kami berharap BrightspotMRKT Convergence offline dapat menjawab keinginan para penikmat dan pelaku industri kreatif. Dengan menghadirkan sebuah platform yang bisa mempertemukan kedua pihak serta menghadirkan pengalaman festival kreatif yang berbeda, imersif, dan terkurasi. Pada akhirnya, gelaran ini memperkuat komitmen kami untuk terus mendorong budaya dan mengakselerasi pertumbuhan industri kreatif,” tutup Anton.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai BrightspotMRKT, sobat milenia mengunjungi halaman web kami di www.brightspotmrkt.com/home dan ikuti media sosial @BrightspotMRKT di platform Twitter dan Instagram.