Milenianews.com, Jakarta – Manchester City berhasil taklukan Chelsea di Stamford Bridge Minggu (3/1) malam dengan skor 1-3. Tampaknya ini akan menjadi mimpi buruk bagi Frank Lampard. Chelsea harus menerima kekalahan beruntun ke-4 musim ini.
Para penggemar pun ramai mengatakan pemecatan Frank Lampard usai laga berakhir. Posisi Chelsea saat ini terpersosok ke posisi 8 klasemen. Jauh dari posisi atas. Sementara Manchester City masuk lima besar dengan poin 29.
Baca Juga : Laga Everton vs Manchester City Tertunda, Banyak Pemain City Terpapar COVID-19
Jalannya pertandingan babak pertama

Sepuluh menit pertama Chelsea bermain bagus. Namun setelah itu Manchester City langsung tancap gas. Menit ke-18, Ikay Gundogan berhasil membuka keunggulan City dengan tendangan kerasnya, yang sempat mengecoh pemain belakang Chelsea, Zoma.
Tak lama berselang, tepatnya menit ke-21 City berhasil menggandakan keunggulan 2-0 melalui Phil Foden. Ia berhasil memanfaatkan umpan soloran dari Kevin de Bruyne di sisi kiri.
Setelah kebobolan dua gol, Chelsea mencoba menggencarkan serangan mereka. Namun permainan Chelsea terlihat malah tak berpola. Di menit ke-34, The Blues malah kebobolan lagi melalui kaki Kevin de Bruyne. Memanfaatkan bola muntah, setelah tendangan Raheem Sterling mengenai tihang atas gawang Chelsea. Skor 3-0 untuk keunggulan City bertahan sampai peluit babak pertama berbunyi.
Babak kedua
Memasuki babak kedua, permainan Chelsea terlihat lebih hidup. Namun tidak ada peluang yang berhasil dimanfaatkan anak asuh Frank Lampard ini. Serangan Chelsea tak terteruskan dan selalui menemui jalan buntu.
Sampai menit akhir pun Chelsea masih terus mencoba untuk menyamakan skor, namun semakin sulit mendapatkan bola dari para pemain The Citizen. Gol hiburan untuk Chelsea tercipta pada menit ke-90+2 melalui aksi Hudson-Odoi.
Baca Juga : Lampard Mengeluh atas Inkonsistensi Chelsea
Hasil kalah dari Manchester City, tak bikin Lampard khawatir dipecat

Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Manchester City. Bagi Lampard, ini menjadi kabar buruk karena muncul isu pemecatan dirinya. Lampard dianggap tak bisa memaksimalkan potensi pemain mudanya. Meski pun seorang legenda di skuat The Blues, namun bukan berarti posisinya aman.
Menanggapi hal tersebut, Lampard tak terlalu khawatir. “Saya tidak khawatir soal pemecatan, saya hanya bicara pada tim setelah pertandingan bahwa saya sudah menduga akan ada periode sulit. Saya tahu tidak akan mudah,” kata Lampard, mengutip Bola.net, Senin (4/1).(Rifqi Firdaus)