Milenianews.com, Jakarta – Sekolah tidak akan menggelar kelas tatap muka pada tahun 2021. Setelah sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makrim menyebut bahwa sekolah akan normal kembali pada tahun 2021.
Namun pemerintah provinsi DKI Jakarta, memutusaan bahwa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka akan tutup yang rencananya buka pada 3 Januari 2021. Bahkan pemerintah akan merepkan lockdown pada 1 Januari 2021, untuk orang asing.
Baca Jug : Siswi SMA Bunuh Diri, Depresi karena Tugas Sekolah Menumpuk
“Belum (diputuskan) ya nanti kami lihat, setelah tanggal 3 (Januari 2021) ada PSBB lanjutan kita lihat di situ,” kata Riza mengutip Kompas.com, Rabu (30/12).
Saat ini pemprov DKI Jakarta masih terus mengkaji penerapan KBM di sekolah. Mengingat kondisi masih terbilang belum aman dari COVID-19.
Ia mengatakan, pihaknya terus mengumpulkan pendapat dari berbagai pihak. Serta melihat kondisi lapangan terhadap kesiapan proses KBM di sekolah.
“Terkait sekolah tatap muka itu ada syarat yang harus dipenuhi entah apa dan sebagainya, termasuk harus mendapat persetujuan dari wali murid atau wali siswa,” kata Riza.
Sekolah tatap muka bisa menjadi klaster baru COVID-19
Sementara itu, Komisi E DPRD Jakarta juga setuju penundaan proses KBM tatap muka di sekolah. Sampai sekarang, kasus COVID-19 di Jakarta melonjak tajam.
Baca Jug : Nadiem Makarim Akan Genjot Digitalisasi Sekolah
“Kan situasi corona ini kan belum melandai bahkan lebih tinggi daripada biasanya,” ujar Iman, anggota Komisi E DPRD Jakarta.
Menurutnya, pembukaan KBM tatap muka bisa membuka klaster baru penyebaran virus COVID-19. “Oleh karena itu bagusnya tinjau dulu kebijakan-kebijakan yang nanti bisa jadi klaster baru, gitu,” jelasnya.(Rifqi Firdaus)