Baca Juga : Liverpool Terancam tak bisa Rayakan Euforia Juara di Anfield
Derby Merseyside menjadi derbi pertama yang digelar setelah tiga bulan lebih liga premier inggris vakum akibat Corona. Meski laga digelar tanpa penonton tapi suguhan permainan keduanya tidak berubah, sangat menarik.
Liverpool harus rela menunda perayaan titel juara lebih cepat
Dalam pertandingan tersebut, Liverpool tak banyak mendapat peluang namun mendominasi permainan. Sempat Everton mendapat peluang terbaik mereka, tapi bola masih tak bersarang di gawang Liverpool.
“Tiba-tiba saja. Kami beruntung pada saat itu, namun terlepas dari itu, kami memegang kendali. Kami tidak memiliki banyak peluang, sebagian besar periode kami dominan, tapi mereka punya peluang yang terbaik-begitulah adanya,” kata Klopp dikutip Goal, Senin (22/6).
“Ini adalah pertarungan yang nyata. Kedua tim menunjukkan bahwa mereka memahami arti derbi, sekali pun tanpa penonton. Pertandingan yang intens, menguras fisik, semuanya.”
“Anda melihat derbi-derbi sebelum ini – semuanya tidak lebih baik, harus saya katakan! Setiam tim bertarung seperti orang gila sehingga pada akhirnya tidak ada banyak permainan sepakbola. Ada ruang bagi kami untuk melakukan perbaikan di sini, di Goodison; Saya suka sepakbola ketika sedikit berbeda, namun begitulah adanya. Kami menunjukkan perjuangan yang benar, laga berjalan intens dan kami siap untuk itu.”
“Para pemain benar-benar terlibat dalam permainan, jadi itu bagus. Saya sangat menyukai pertahanan kami; garis yang tinggi, tekanan di tengah, tekanan berbalik menyerang yang bagus. Kami memenangkan banyak bola.”
Baca Juga : Salah dan Mane tak Ragu Dilepas Liverpool jika ada Tawaran Tinggi
Pertandingan selanjutnya, Liverpool akan menghadapi Crystal Palace tengah pekan ini. Ia ingin skuat nya ada peningkatan dalam hal efektivitas serangan.
Hasil imbang ini, membuat skuat The Reds harus menunda perayaan titel juara EPL pertama sejak 30 tahun terakhir lebih cepat. (Ikok)