News  

Tata Cara dan Niat Salat Tarawih di Rumah

NIat salat tarawih

Milenianews.com, Jakarta – Ditengah merebaknya wabah Pandemi Corona, hampir melumpuhkan semua kegiatan masyarakat sehari-hari, tak terkecuali dalam praktik ibadah. Umat muslim, dalam sehari diwajibkan untuk melaksanakan salat fardhu berjamaah di masjid.

Namun seperti terjadi saat ini, Presiden menyuruh agar semuanya bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Waktu terjadinya wabah yang bertepatan dengan masuknya Ramadhan, membuat umat muslim juga tidak dianjurkan melaksanakan salat Tarawih secara berjamaah.

Salat Tarawih merupakan ibadah yang hanya ada saat bulan suci Ramadhan. Diberitakan NU Online, salat Tarawih dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Tapi bisa juga di lakukan sendiri di rumah apabila ada keterbatasan untuk melaksanakannya secara berjamaah.

Kementrian Agama juga telah mengeluarkan surat edaran mengenai panduan beribadah di tengah pendemi Covid-19 ini. Salah satunya, dengan meminta masyarakat muslim menjalankan salat tarawih di rumah masing-masing.

Baca Juga : PSBB di Jakarta Diperpanjang sampai 22 Mei

“Salat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah,” demikian bunyi surat edaran tersebut, seperti dikutip Suara.com Senin (6/4) lalu.

Menag Fachrul Rozi mengatakan bahwa keputusan tersebut untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat muslim di Indonesia dari risiko Covid-19.

Waktu pelaksanaan salat Tarawih adalah sesudah isya sampai sebelum masuk waktu subuh di bulan Ramadhan. 

Berikut niat dan tata cara salat Tarawih di rumah :

Niat Salat Tarawih

Ushalli sunnatat Tarwhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati ad’an lillhi ta‘l.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”

Jumlah rakaat salat tarawih sendiri sama dengan jumlah saat dilakukan secara berjamaah, yakni maksimal 20 rakaat dan minimal 2 rakaat.

Karena salah tarawih adalah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari, oleh karena itu ia harus mengikuti kaidah salat sunnah malam, yaitu salam pada setiap dua rakaatnya.

Sebagaimana keterangan Syekh M Nawawi Banten dari kalangan Mazhab Syafi’i:

Shalat Tarawih tidak sah dikerjakan empat rakaat dengan satu salam, tetapi ia harus ada salam setiap dua rakaat karena hadits menyatakan demikian,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).

Pembacaan surat setelah membaca Surat Al-Fatihah bersifat sunnah. Sehingga mereka yang salat tarawih sendiri dapat memilih surat mana saja yang mudah baginya untuk dibaca.

Baca Juga : Masjid Istiqlal Ditutup untuk Salat Berjamaah selama Ramadhan, termasuk Tarawih

Tata cara melaksanakan salat tarawih sendiri di rumah :

  1. Melafalkan niat salat tarawih
  2. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram
  3. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati
  4. Membaca taawuz dan Surat Al-Fatihah. Lalu membaca salah satu surat pendek dalam Al-Quran dengan lantang
  5. Rukuk
  6. Itidal
  7. Sujud pertama
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
  11. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama
  12. Salam pada rakaat kedua
  13. Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai salat tarawih.

Salat tarawih sendiri dapat dilakukan dengan ringkas dengan membaca surat-surat pendek setelah surat Al-Fatihah. Ataupun bisa juga dikerjakan lama dengan membaca satu juz dalam semalam, setelah bacaan Al-Fatihah. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *