News  

Kelompok Batik Disabilitas membuat Motif Batik Virus Corona

Batik Motif Corona

Milenianews.com, Jakarta – Kelompok warga disabilitas di Desa Resapombo, Kecamatan Doko Kabupaten Blitar, membuat batik bermotif virus Corona. Hal tersebut mereka lakukan untuk menkampanyekan mengenai bahanya virus Corona yang ditetapkan Pandemi ini.

Selain itu, anjuran pemerintah dengan Social Distancing harus benar-benar dilakukan masyarakat untuk memutus penyebaran virus yang diberi nama COVID-19 ini.

Baca Juga : IDI : Darurat Kesehatan Hanya Imbauan, Corona Tetap Menyebar

Terlihat motif tersebut memiliki dasaran warna hitam dengan gambar berbentuk bulat dengan duri-duri yang digambarkan sesuai dengan ilustrasi virus Corona.

Alasan Dibuatnya Motif Virus Corona

Pendamping KSM Harapan Mulia Desa Resapombo, Rita Sukirni Panca Riani mengatakan, ide dari motif tersebut muncul sebagai bentuk kepedulian para penyandang disabilitas Tuna Grahita yang ingin mengingatkan masyarakat akan bahayanya COVID-19.

“Kami membuat motif ini untuk mengingatkan masyarakat bahwa virus ini sangat berbahaya, mengubah semua keadaan, dampaknya saat ini perekonomian terpuruk,” katanya dikutip Jatimtimes, Selasa (31/3).

Dampak Social Distancing memang sangat besar, terutama dari kebiasaan sehari-hari masyarakat. Kegiatan-kegiatan publik yang mengumpulkan banyak orang dibatasi. 

“Termasuk kegiatan membatik yang menjadi mata pencaharian utama para penyandang disbailitas di Redapombo pun juga dibatasi,” jelasnya.

“Karena pesanan agak berkurang jadinya kita buat motif berbentuk Covid-19 ini, harapannya bisa menambah pendapatan anak-anak disabilitas di sini.”

Sekitar 27 penyandang disabilitas Tuna Grahita di Kecamatan Doko yang ikut serta memprosuki motif batik ini. Dengan segala keterbatasannya mereka bisa membuat karya batik bernilai seni tinggi dengan motif yang biasa dikenal sebagai Batik Ciprat atau Batik Percik Resapombo.

Baca Juga : 2 Minggu Jalani Perawatan, Begini Kondisi Terbaru Bayi Positif Covid-19

Rita berharap agar masyarakat mematuhi anjuran pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar. “Jaga jarak dan melakuka pola hidup bersih, cuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker. Harapan kita wabah virus Corona ini bisa segera berlalu dan kita bisa beraktivitas seperti sediakala,” jelasnya. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *