Milenianews.com – Perusahaan induk TikTok, ByteDance, kabarnya tengah merambah ke bisnis streaming musik dengan meluncurkan layanan TikTok Music. Dari informasi tersebut, mulai memanfaatkan kepopuleran TikTok untuk memperluas layanannya. Raksasa teknologi asal Tiongkok ini akan bersaing dengan perusahaan streaming musik asal AS yakni Spotify dan Apple Music.
Perusahaan ByteDance telah mengajukan aplikasi merek dagang untuk TikTok Music di Amerika pada Mei 2022 lalu. Menurut laporan The Verge (3/8), perusahaan telah mengajukan merek dagang TikTok Music di Australia pada November 2021.
Platform streaming music ini kemungkinan besar akan meluncur dalam aplikasi berbasis mobile dan web. Sehingga hal ini dapat memungkinkan pengguna untuk membeli, memutar, berbagi serta mengunduh musik yang mereka inginkan.
Baca Juga : Efektif! Cara Cepat Download Video Tiktok Tanpa Watermark
Aplikasi TikTok Music juga kabarnya akan mempunyai fitur yang memungkinkan pengguna dapat membuat, berbagi dan merekomendasikan daftar putar mereka sendiri. Layanan ini juga memungkinkan pengguna untuk melakukan live streaming audio sekaligus video.
Selain itu, kabarnya, pengguna dapat mengedit dan mengunggah foto sampul dari playlist musik yang diunggah. Mereka juga bisa memberikan komentar pada musik/lagu/album yang telah diunggah tersebut.
Nampaknya ini tidak akan menjadi hal sulit bagi ByteDance, pasalnya pada 2020 silam mereka pernah merilis aplikasi streaming musik. Menurut laporan TechCrunch, mereka sempat meluncurkan aplikasi streaming musik bernama Resso pada 2020 di India, Brasil dan Indonesia.
Bahkan, perusahaan tersebut menggunakan aplikasi TikTok untuk membawa pengguna mereka ke layanan musik Resso.
Baca Juga : TikTok Uji Coba Fitur Story Kepada Lebih Banyak Pengguna
Miliki Banyak Fitur, TikTok Music Berpotensi jadi Saingan Spotify dan Apple Music
Berdasarkan banyaknya fitur dalam aplikasi ini, keberadaan TikTok Music nampaknya bisa menjadi pesaing ketat untuk layanan streaming lain seperti Spotify dan Apple Music. Sebab, jika kita melihat trafik, TikTok menjadi satu-satunya aplikasi di luar Meta yang telah diunduh lebih dari 3 miliar oleh pengguna global.
Lebih lanjut, beberapa fitur yang sama dengan pendahulunya, Resso, juga terdapat pada informasi pengarsipan TikTok Music. Seperti kemampuan untuk membuat daftar putar, berbagi lagu di media sosial dan berinteraksi dengan komunitas aplikasi.
Akan tetapi, hingga saat ini kita masih belum memastikan apakah ByteDance hanya berencana mengembangkan Resso atau tidak. Atau mungkin mereka membuat platform baru. Namun, mempertimbangkan bagaimana penemuan musik yang saling terkait dengan TikTok, tidak mengherankan jika perusahaan akan segera meluncurkan aplikasi streaming musiknya sendiri, dan bukan pengembangan Resso.
Bagaimana sobat milenia, jika ada TikTok Music, akankah setia dengan Spotify?