Milenianews.com, Bogor– Yayasan Dinamika Umat (YDU), Telaga Kahuripan, Bogor, Jawa Barat, tahun ini genap 23 tahun berkhidmat melayani umat. Perjalanan panjang dan berliku sudah dilalui yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah serta pembinaan anak yatim dan dhuafa. Acara tasyakuran dipusatkan di Masjid Dinamika Umat, Sabtu, (14/3/2025) petang.
Kegiatan yang digelar secara sederhana namun penuh khidmat ini mengundang lebih dari 500 orang guru mengaji, para ustadz, anak yatim dan dhuafa yang berasal dari kampung sekitar perumahan Telaga Kahuripan: Kp. Anyar, Kp. Sasak, Desa Tegal, Kecamatan Kemang; Kp. Cilangkap RT 08/09 Desa Babakan, Desa Cibeuteng Udik, Kecamatan Ciseeng.
Selain itu, tampak hadir seluruh jajaran pengurus YDU, seluruh guru dan karyawan SIT Dinamika Umat, santri binaan Pondok Pesantren Dinamika Umat, dan para donatur.

Acara diawali shalat Ashar berjamaah dilanjutkan khataman Al-Qur’an. Penampilan tim hadroh santri Dinamika Umat disambung doa bersama tahlil dan zikir dipimpin Ustadz Lukmanudin Adiguna yang juga kepala SMP-SMA IT Dinamika Umat.
Baca Juga : Yayasan Dinamika Umat (YDU) Gelar Workshop Kepribadian Guru Islami
Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan penyerahan bingkisan lebaran secara simbolis yang diwakili 10 santri berprestasi dan calon santri penerima beasiswa PP Dinamika Umat. Sambutan oleh salah satu perwakilan donatur dan tausiyah disampikan Dr.H.Hasan Basri Tanjung, MA, ketua YDU, menutup rangkaian sebelum buka puasa bersama di hari ke-24 Ramadhan.
Pembagian 500 bingkisan lebaran dilakukan setelah shalat Magrib berjamaah. Selanjutnya, ramah tamah sambil menikmati hidangan yang sudah disiapkan panitia. Kegiatan ditutup shalat Isya dan Taraweh serta mushafahah seluruh jamaah yang hadir.

Ketua YDU, Dr. H. Hasan Basri Tanjung, MA., tak henti-hentinya mengucap rasa syukur ke hadirat Allah SWT dengan pencapaian lembaga yang didirikannya pada 2003 silam.
”Tak terasa, tepat 24 Maret 2026 nanti, Yayasan Dinamika Umat genap 23 tahun berlayar ke samudera dakwah dan pendidikan. Setiap tahun diadakan Tasyakkuran Milad dan bertepatan Buka Puasa Bersama dengan guru mengaji dan dhuafa. Tahun ini sebanyak 500 bingkisan pun dikumpulkan dari orang tua murid dan donatur untuk dibagikan kepada mustahik, terutama warga sekitar dan guru-guru mengaji di sekitar perumahan Telaga Kahuripan,” paparnya.
Baca Juga : 20 Murid TK IT Dinamika Umat Ikuti Porseni IGTK Kecamatan Ciseeng dan Parung
”Kami bersyukur mendapat amanah menjadi wasilah kebaikan ini. Alhamdulillah Bukit DU sudah mencapai 1,5 Ha dan sedang diurus Ikrar Wakaf. Saya dan istri ikhlas melakukannya, sebab banyak juga jamaah yang turut serta membelinya sehingga tidak menjadi bibit konflik kelak setelah kami tiada. Di luar Bukit DU pun sudah dibeli lebih 2.000 M2 kebun dan satu rumah untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan menunjang kegiatan sekolah. Pengembangan akan terus dilakukan sesuai motto, ‘Selalu Dinamis Membina Umat’,” kata HB Tanjung, seraya mengusung slogan Milad YDU ke-23, “Sehati, Sepikiran, Selangkah, Berkah Semakin Melimpah”.

Sementara itu, salah satu donatur H. Sulaksono merasa bahagia bisa menjadi saksi perjalanan dan salah satu yang ikut membesarkan YDU. ”Perkembangannya sungguh luar biasa yang saya juga tidak pernah membayangkan sebelumnya. Mungkin dulu tak terpikirkan kita akan menjadi besar. Dengan keyakinan yang begitu tinggi serta pertolongan Allah, kini YDU semakin besar,” ujarnya.
”Saya bahagia bisa hadir bersama ini adalah suatu hubungan yang saling mendukung. Yang akan menerima semoga berguna. Bagi donatur sangat berguna karena nanti akan didoakan kebaikan dan sebagai bekal di yaumil akhir. Kami semuanya terus mendukung Dinamika Umat untuk semakin maju,” papar H Sulaksono yang berprofesi sebagai arsitek.

”Saat awal berdiri tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa kita akan menjadi besar. Hanya kita yakin punya Allah yang Mahabesar yang akan menolong hamba-hamba-Nya yang menolong agama Allah. Semoga wasilah hadirnya Dinamika Umat menjadi kebahagiaan kita dunia akhirat,” ujarnya.
Kebahagiaan bukan hanya dirasakan bagi para penerima bingkisan lebaran tapi para donatur semakin merasakannya. ”Bagi para penerima, ini rezeki dari Allah, didoakan , didukung, supaya tambah besar,” tandasnya.












