Siswa Kelas XI Bosowa School Laksanakan Homestay di Yogyakarta

Siswa Kelas XI Bosowa School -- yang terdiri atas SMA Bosowa Bina Insani Bogor, SMA Bosowa Al-Azhar Cilegon, dan SMA Bosowa School Makassar -- melaksanakan homestay di Desa Penting Sari, Umbul Hardjo, Yogyakarta, 20 Februari sampai 1 Maret 2023. (Foto-foto: Dok Bosowa School)

Milenianews.com, Yogyakarta-  Siswa Kelas XI Bosowa School — yang terdiri atas SMA Bosowa Bina Insani Bogor, SMA Bosowa Al-Azhar Cilegon, dan SMA Bosowa School Makassar —  melaksanakan homestay di Desa Penting Sari, Umbul Hardjo, Yogyakarta dari tanggal 20 Februari sampai 1 Maret 2023.

Peserta dilepas oleh Manajer SPMI (Satuan Penjamin Mutu Internal) Bosowa School Sudirman SP.  secara luring di Aula SMA Bosowa Bina Insani Bogor dan daring untuk SMA Bosowa Al-Azhar Cilegon (BAC)  dan Bosowa School Makassar (BSM).

Program homestay kelas XI merupakan program rutin dari Bosowa School yang berlandaskan kepada program kegiatan siswa Bosowa School yang merujuk kepada hadits  dalam mendidik anak yaitu : “bermain-mainlah dengan anakmu selama seminggu, didiklah ia selama seminggu, temanilah ia selama seminggu pula, setelah itu suruhlah ia mandiri”. (HR. Bukhari)

Head of Division Kesiswaan dan Kerja Sama Bosowa School  Dedi Supriyadi MPd menjelaskan, ada tiga  tujuan yang ingin dicapai dalam program homestay. Pertama, yaitu pembentukan karakter yang terdiri atas indikator pertumbuhan potensi anak (sosial maupun ekonomi);  selalu bersyukur;  mengambil manfaat dari pengalamannya;  membangun sifat percaya diri, kemandirian, menyelesaikan persoalan dan pekerjaannya tanpa banyak tergantung pada orang lain; dapat bergaul dengan berbagai unsur masyarakat yang selaras dengan kepribadiannya; menambah kepercayaan pada dirinya, sehingga hidupnya menjadi bersemangat dan keberaniannya bertambah.

Tujuan kedua yaitu tujuan Angkatan Kelas XI dengan indikator pelaksanaan project, kerja  sama, lebih solid, refreshing angkatan, dan kedewasaan yang menjadi ciri khas dari angkatan Kelas XI Bosowa School. “Tujuan ketiga dari homestay yakni pendidikan luar kelas yaitu siswa Kelas XI mendapatkan program pengenalan PTN (perguruan tinggi negeri) dan tadabur alam,” kata Dedi Supriyadi.

Tiga Tahapan Program

Ia menambahkan, program homestay kelas XI Bosowa School dibagi menjadi  tiga tahapan program. Program pertama, pengembangan softskill dan karakter yang dilaksanakan di Desa Penting Sari dari tanggal 21-25 Februari 2023.

“Pada tahapan program pertama ini, siswa kelas XI diberikan ilmu terkait UMKM budidaya dan pengolahan kopi khas Merapi, budidaya dan pengolahan Ikan Lele, budidaya dan pengolahan Jamur, pembuatan tempe, dan pembuatan wedang rempah,” ujarnya.

Para siswa kelas XI tidak hanya mendapatkan teori, akan tetapi juga harus praktik dalam UMKM tersebut dan membuat laporan berbentuk infografis yang menarik dan unik.

Selain UMKM, para peserta homestay diberikan wawasan sekaligus kunjungan dan praktik langsung pembuatan jamu di Dusun Jamu Ghodog. “Peserta homestay membuat jamu beras kencur yang dibuat secara tradisional oleh tangan para siswa kelas XI,” kata Dedi.

Setelah pembuatan jamu, peserta homestay belajar budaya lokal Desa Penting Sari yaitu praktik gamelan dan pembuatan wayang rumput. Dibimbing oleh induk semang dan lima  tim fasilitator, peserta homestay dapat melaksanakan projek UMKM dan budaya dengan lancar.

“Tempat homestay yang nyaman, para induk semang dan masyarakat Desa Penting Sari yang sangat ramah dan perhatian, telah mengikat hati dan membuat betah peserta homestay Bosowa School,” ungkap Dedi.

Kunjungan ke UGM

Tahapan program kedua, kata Dedi, yaitu pengenalan perguruan tinggi negeri (PTN). Siswa kelas XI peserta homestay melaksanakan kunjungan PTN ke universitas negeri tertua dan terbaik di Indonesia dan Asia yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM). Kunjungan ke UGM dilaksanakan pada Senin, 27 Februari 2023 di Auditorium Merapi Fakultas Geografi UGM. Secara rinci, kepala humas UGM menjelaskan profil UGM dan tahapan penerimaan SNBP, SNBT, dan Jalur Mandiri penerimaan mahasiswa baru UGM.

Tahapan program ketiga, yaitu tadabur alam dan refreshing yang dilaksanakan pada tanggal 26 – 28 Februari 2023 ke beberapa objek wisata yaitu Lava Tour, Malioboro, Candi Prambanan, Heha Sky View, dan pusat oleh-oleh khas Yogyakarta.

“Pada tahapan ini, siswa peserta kelas XI melakukan kegiatan outdoor adventure memacu adrenalin dan keberanian, pembelajaran sejarah Merapi dan world heritage Candi Prambanan, dan budaya lokal Yogyakarta,” paparnya.

Ketiga tahapan program homestay tersebut disusun berdasarkan kepada 9 Profil Pelajar Bosowa School yaitu Religius, Jujur, Adil, Berpikir Kritis, Bekerja Keras, Peduli, Bertanggung jawab, Komunikatif, dan Literat. Hal itu  seperti yang dipaparkan oleh Manager Quality Assurance (QA) atau Satuan Penjamin Mutu Internal (SPMI) Bosowa School Sudirman,S.P., pada saat pelepasan secara resmi homestay Kelas XI Bosowa School.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *