Milenianews.com, Bogor – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dari Kelompok 29 telah melaksanakan survei lapangan di Desa Kemang, Kabupaten Bogor, pada Senin (9/9) silam. Survei ini merupakan bagian dari program BSI Explore, sebagai bentuk pengabdian mahasiswa UBSI kepada masyarakat.
Khaila Anjani sebagai Ketua Kelompok 29 bersama anggota lainnya, yaitu Zulhijjah Ratnauly, Meutya Febi Santoso, dan Dewi Misna Hasibuan, menegaskan bahwa survey lokasi sangat penting agar bisa tahu kondisi tempat yang hendak akan ditinggali.
“Jadi kami bisa mempersiapkan apa saja yang menjadi prospek kerja nantinya saat pelaksaan di lokasi. Kami juga harus memulai sebagai kelompok, saling berkoordinasi dan menumbuhkan chemistry. Kami saling mem-backup satu sama lain. Saat saya sakit dan tidak bisa hadir di pertemuan online, ada anggota lain yang membantu. Kami tidak bergantung di satu anggota saja, tapi sama-sama saling merangkul,” ujar Khaila bercerita.
Baca juga: BSI Explore 2025, Wadah Mahasiswa dalam Membangun Indonesia Emas!
Survei ini dilakukan di RT 01/RW 10, Desa Kemang, yang terletak di Jalan Raya Kemang Parung, Kabupaten Bogor, disambut hangat oleh Hamid selaku ketua RT setempat. Survei ini mengungkap kondisi ekonomi, infrastruktur, kelembagaan masyarakat, serta berbagai masalah dan kebutuhan yang dihadapi desa tersebut.
Potensi ekonomi dan produk unggulan
Desa Kemang memiliki sekitar 50 RT dengan 10 RW. Di RT 01/RW 10, terdapat sekitar 80 kepala keluarga (KK) dengan total penduduk sekitar 260 jiwa. Mata pencaharian utama warga di desa tersebut adalah buruh. Sementara sebagian lainnya menjalankan usaha kecil-kecilan di bidang makanan dan minuman. Meski demikian, hingga saat ini, belum ada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berkembang secara signifikan di wilayah tersebut.