Mengalami Culture Shock di Pondok Pesantren? Ini Dia Tips Mengatasinya

cultore-shock-di-ponpes

Milenianews.com – Hidup di pondok pesantren bukanlah hal yang mudah. Terlebih lagi bagi mereka yang sama sekali belum pernah “nyantren”.

Pondok pesantren merupakan salah satu tempat yang sangat bagus dalam memberikan pendidikan ilmu agama bagi semua orang. Dibekali ilmu agama, para santri akan menjadi generasi pemimpin bangsa yang cerdas dan berakhlakul karimah.

Namun perlu sobat tahu, hidup di Pondok Pesantren akan menjadi tantangan bagi seseorang. Culture shock kerap dialami para santri ketika mereka berusaha menyesuaikan kehidupan di pondok, terutama bagi santri yang berusia remaja yang masih dalam tahap pencarian jati diri.

Baca juga: Pesantren Qolbun Salim  Bojongsari, Depok, Buka Program Khusus Mahasiswa Mulai Tahun Ajaran 2023-2024

Culture shock merupakan kondisi di mana seorang individu merasakan kecemasan, ketidaknyamanan, dan stres ketika memasuki lingkungan budaya baru.

Namun sobat tenang saja, karena kali ini ada beberapa tips mengatasi culture shock di pondok pesantren yang bisa membantu ketika ingin belajar di pondok pesantren.

1. Membuka diri

Sobat harus lebih membuka diri dengan lingkungan sekitar. Misalnya dengan melakukan kegiatan positif dan memberanikan diri untuk bersosialisasi.

2. Memperbanyak teman

Berkenalan dengan banyak teman akan membuat sobat lebih betah ketika hidup di pesantren lho. Sobat bisa mengenal teman dari berbagai daerah.

Baca juga : Adanya Peternakan Bebek Petelur, Santri Ponpes Darut Tsaqofah Leuwiliang Dapat Asupan Gizi  Lebih Baik

3. Selalu berdoa

Berdoalah selalu agar diberikan hati yang kuat dan mantap. Mintalah doa dari ustaz/ustazah agar mendapat keberkahan.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *