Milenianews.com, Bogor- Walikota Bogor Dr. H. Bima Arya Sugiarto menghadiri acara pelepasan peserta didik angkatan ke-26 SMA Bina Insani Bogor tahun pelajaaran 2022/2023 di Gedung Putih Bogor, Rabu (17/5/2023). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan tips sukses meraih masa depan kepada para widudawan/wisudawati.
“Dulu, saingan kita adalah tetangga, teman atau orang yang kuliah di tempat yang lebih baik. Hari ini saingan kalian tidak hanya teman atau orang, tapi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kalian menghadapi suatu masa di mana AI menjadi ancaman. Kalau kalian tidak menguasai AI, maka kalian akan kehilangan kesempatan,” kata Bima Arya.
Ia menceritakan pengalamannya berkunjung ke pabrik mobil BMW di Jerman. Di sana ia melihat jumlah pegawai sedikit, namun bisa menghasilkan mobil ribuan unit per hari dengan bantuan robot. Artinya, sebagian pekerjaan sudah diambil alih oleh robot.
Pentingnya Karakter
Lalu, apa resep untuk bisa sukses, bertahan atau survive di era seperti ini? Menurut walikota Bogor, resepnya dari zaman ke zaman tetap sama alias tidak berubah.
“Apa tips sukses? Saya pernah tanyakan kepada almarhum orang tua saya maupun guru saya, bahwa sukses itu 30 persen ditentukan oleh kompetensi dan 70 persen karakter. Orang sukses tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik atau kecerdasan yang tinggi, tapi karakter yang kokoh,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Bukan nilai akademik yang tinggi yang mengantarkan seseorang meraih sukses, tapi kejujuran, semangat berjuang (fighting spirit) yang membuat kita berbeda dengan orang lain. Sejarah orang-orang hebat membuktikan bahwa mereka melesat naik bukan karena prestasi akademik, tapi karena karakternya.”
Bima Arya mengemukakan, ia percaya bahwa para siswa Bina Insani dididik karakter yang baik. “Kalau kalian ingin jadi orang yang sukses, mililkilah karakter yang baik. Mulailah dari pikiran yang baik,” ujarnya.
Ia juga menyarankan kepada para alumni SMA Bina Insani Angkatan ke-26 untuk memperluas jaringan (networking). “Seringkali, yang menolong kita saat jatuh adalah teman-teman kita. Begitu pula yang menolong kita untuk maju, meraih berbagai pencapaian, juga teman-teman kita,” ungkapnya.
Tidak kalah pentingnya, kata walikota, senantiasa meminta restu dari orang tua. “Orang tua adalah kunci kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat,” kata Bima Arya.
Belajar dari Pembalap MotoGP
Pada kesempatan yang sama, Managing Director Bosowa School Asrul Hidayat turut memberikan dorongan semangat kepara para wisudawan/wisudawati. Ia menyampaikan ibarat para pembalap di MotoGP. “Kalau kita perhatikan, para pembalap itu tidak saling susul di trek yang lurus, tapi di tikungan. Filofosinya, Kkarena di tikungan terjadi perubahan. Orang yang bisa memanfaatkan perubahan bisa mengambil kesempatan untuk maju,” kata Asrul.
Di tengah perubahan yang terjadi sangat cepat saat ini, ujar Asrul, para wisudawan/wisudawati perlu mengambil hikmah. “Yakni, manfaatkan perubahan itu dan ambillah kesempatan,” ujarnya.
Untuk itu, ia memberikan sejumlah tips. Pertama, menjadi pemimpin bagi diri sendiri dan melepaskan diri dari ketergantungan terhadap orang-orang sekitar. “Berpikirlah proaktif. Kalau ada masalah, jangan hanya melihat satu sudut pandang. Lihatlah banyak sudut pandang, sehingga kita menemukan alternatif untuk memecahkan masalah. Itulah kreativitas,” kata Asrul.
Kedua, berpikir bahwa kesuksesan bukan tujuan. Kesuksesan adalah perjalanan (journey). Perjalanan itu bukan naik lift, tapi melewati tangga. “Lulus SMA, berarti satu tangga sudah terlewati. Masih ada tangga-tangga berikutnya yang harus dilewati,” tuturnya.
Ketiga, penting punya rencana untuk masa depan. “Susunlah dari sekarang langkah-lengkah ke depan, mau apa, mau jadi apa. Buatlah peta yang jelas untuk mencapai apa yang kita cita-citakan,” ujar Asrul Hidayat.
Lulus 100 Persen
Sebelumnya, Kepala SMA Bina Insani Cucup Shohibul Maqomat, S.Pd dalam laporannya menyebutkan sesuai hasil Rapat Pleno Dewan Guru dengan mempertimbangkan kriteria kelulusan yang telah ditetapkan, sebanyak 75 siswa SMA Bina Insani Bogor tahun pelajaran 2022/2023 yang terdiri dari : 43 siswa yang mengikuti program peminatan MIPA dan 32 siswa program IPS
semuanya telah terpenuhi untuk dinyatakan BERHASIL dengan Tingkat Kelulusan 100%.
“Sampai hari ini, sebanyak enam siswa SMA Bina Insani Bogor telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri sesuai dengan cita-cita mereka melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Selain itu, satu orang melalui jalur International Undergraduate Program (IUP) dan satu orang melalui Jalur Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK),” ungkap Cucup Shohibul Maqomat.

Kedelapan siswa tersebut tersebar di lima PTN. Yaitu: Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Surabaya, Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
“Kami optimistis dan yakin, jumlah siswa yang bercita-cita masuk ke PTN tahun ini akan terus bertambah mengingat masih terbuka luas kesempatan jalur masuk ke PTN, di antaranya jalur SNBT/ UTBK, jalur Ujian Bersama, dan Ujian Mandiri yang sedang dan akan berlangsung serta jalur kerja sama dengan IPB yaitu jalur BUD yang masih belum diumumkan hasilnya. Karenanya, kami mohon doa dari semua pihak untuk keberhasilan putra/putri kita,” kata Cuy, panggilan akrabnya.
Ia menegaskan, terlepas dari perguruan tinggi manapun yang akan dimasuki, baik di dalam maupun luar negeri, baik negeri maupun swasta, pihaknya yakin dan percaya para alumni SMA Bina Insani akan terus mengukir prestasi di tempatnya yang baru nanti.
“Karena mereka sudah kami persiapkan selama kurang lebih tiga tahun dalam tempaan kecerdasaran intelektual, emosional, dan spiritual sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Ketiga dimensi kecerdasan ini menyatu dalam bingkai diri pribadi yang utuh dan Tangguh,” tuturnya.
Pada pelepasan peserta didik angkatan ke-26 SMA Bina Insani kali ini, Yayasan Bosowa Bina Insani memberikan penghargaan kepada orang tua/wali siswa lulusan yang telah memberikan amanah pendidikan putra-putrinya kepada Sekolah Bosowa Bina Insani, selama kurang lebih 14 tahun lamanya dari mulai Taman Kanak-kanak sampai dengan SMA.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan dan dikukuhkan Lulusan Terbaik SMA Bina Insani Tahun Pelajaran 2022/2023, dengan Kriteria siswa lulusan terbaik dilihat dari berbagai aspek, di antaranya progress prestasi akademik yang bersangkutan selama tiga tahun di SMA Bina Insani, keaktifan yang bersangkutan dalam organisasi sekolah, memiliki kepribadian dan akhlak mulia, serta berkontribusi positif terhadap prestasi sekolah.
“Selain itu, kami pun mengumumkan siswa lulusan yang mendapat penghargaan berupa Penerima Anugerah Siswa Berprestasi, baik dalam bidang akademik muapun non-akademik,” paparnya.
Acara wisuda itu dihadiri Managing Director Bosowa Education, Asrul Hidayat, S.T., M.T., PIC Direktur Bosowa School, Bapak Eko Ariyanto beserta seluruh staf dan jajarannya, para principal unti KB-TK, SD, SMP dan SMA Bosowa Bina Insani, pengurus PABBI (Parents Association Bosowa Bina Insani) unit KB-TK, SD, SMP dan SMA Bina Insani beserta jajarannya, dan tamu undangan lainnya.