Dari Kelas ke Jurnal SINTA 3: Mahasiswa Perbankan Syariah IAI SEBI Bedah Blockchain untuk Sertifikasi Halal

Program Studi Perbankan Syariah IAI SEBI menggelar diseminasi hasil penelitian perdana yang menjadi ajang intelektual karya ilmiah mahasiswa, Jumat (27/2/2026). (Foto: Dok IAI SEBI)

Milenianews.com, Depok—Pada Jumat, 27 Februari 2026, atmosfer akademik di IAI SEBI Depok  terasa berbeda. Program Studi Perbankan Syariah menggelar diseminasi hasil penelitian perdana yang menjadi ajang intelektual karya ilmiah mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.45–11.00 WIB di kelas Ali bin Abi Thalib ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam membangun budaya riset dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa.

Sorotan utama tertuju pada Tri Wahyuni, mahasiswa pertama kali yang sukses mempresentasikan jurnalnya yang telah terpublikasi di Jurnal SINTA 3 berjudul “Implementing Blockchain Technology in Halal Certification: A Systematic Literature Review of Opportunities and Challenges.” Dalam pemaparannya, Tri mengulas bagaimana teknologi blockchain berpotensi memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam proses sertifikasi halal. Ia juga menggarisbawahi berbagai tantangan implementasi, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga aspek regulasi dan literasi digital.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran dosen pembimbingnya, Luqman Hakim Handoko, S.E.I., M.Ec yang secara intensif mendampingi proses penyusunan hingga publikasi artikel ilmiah tersebut. Dengan bimbingan yang berkelanjutan, Tri mampu menyusun kajian literatur yang komprehensif dan relevan dengan perkembangan industri halal global. Sinergi antara mahasiswa dan dosen pembimbing ini menjadi contoh konkret bagaimana kultur riset yang kuat dapat menghasilkan luaran akademik bereputasi.

Acara dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan sambutan dari Firmansyah, S.E.I., M.M., selaku ketua Program Studi Perbankan Syariah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keberanian mahasiswa untuk menembus publikasi ilmiah bereputasi sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. Menurutnya, capaian ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga kebanggaan institusi.

Sesi diskusi menghadirkan dua panelis akademisi, yakni Firmansyah, S.E.I., M.M. dan Ucu Musahidah, S.E., M.Si. Diskusi dimulai dari tanggapan kritis Firmansyah  yang menyoroti bagaimana kajian ini bisa diterapkan oleh otoritas lembaga yang mengeluarkan sertifikasi halal dengan segala tantangan yang dihadapi, kemudian dilanjutkan oleh Ucu  Musahidah yang memperdalam analisis metodologi serta peluang riset lanjutan.

Baca Juga : Pimpinan  Institut SEBI Lakukan Silaturahmi kepada Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI

Antusiasme juga datang dari mahasiswa semester 7 yang turut hadir dan terpacu untuk segera menyiapkan publikasi ilmiah mereka sendiri. Forum tanya jawab berlangsung dinamis, menunjukkan tumbuhnya iklim akademik yang semakin progresif.

Kegiatan ditutup dengan closing statement dari para panelis yang memberikan apresiasi sekaligus dorongan agar tradisi diseminasi hasil penelitian ini terus berlanjut. Foto bersama menjadi penanda berakhirnya acara, namun semangat riset yang terbangun pagi itu terasa baru saja dimulai.

Diseminasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret membangun generasi akademisi muda yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional maupun global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *