Milenianews.com, Jakarta – Album kolaboratif lintas genre antara Dongker dan Jason Ranti bertajuk I Don’t Know and I Dongker sukses mencuri perhatian pendengar skena musik Indonesia. Kolaborasi ini terasa seperti pertemuan dua dunia yang berbeda, namun justru menyatu lewat lirik jenaka, absurd, dan penuh refleksi personal yang khas dari keduanya.
Baca juga: Vespunk Bangkit Lagi! Comeback dengan Video Musik “Bukan Itu” di Ultah Scooterhood
Salah satu lagu yang paling menyita perhatian dari album tersebut adalah Disarankan Di Bandung. Lagu ini terdengar ringan di permukaan, namun menyimpan makna tentang pertemuan, kota, dan ironi yang sering hadir dalam keseharian. Dalam pernyataan resminya, Dongker dan Jason Ranti menyebut lagu ini lahir dari pengalaman personal yang dekat dengan kehidupan mereka. “Lagu ini berangkat dari kegelisahan kecil, obrolan sehari-hari, dan hubungan cinta-benci dengan kota yang membesarkan kami,” tulis mereka (22/12).
Respons positif terhadap lagu tersebut akhirnya mendorong Dongker dan Jason Ranti untuk melangkah lebih jauh dengan merilis video musik Disarankan Di Bandung. Proyek visual ini digarap oleh sutradara Zirlyan Paja, yang dikenal dengan pendekatan narasi yang bebas dan tidak kaku. “Kami ingin visualnya terasa seperti perjalanan yang absurd, tapi tetap dekat dengan realitas yang kami alami,” ungkap Zirlyan Paja dalam keterangan resminya (22/12).
Pinkman dan komodzilla membawa cerita absurd yang tetap membumi
Video musik ini menghadirkan dua karakter fiktif, Pinkman dan Komodzilla, yang sebelumnya kerap muncul dalam pementasan Dongker dan Jason Ranti. Kehadiran keduanya membuat alur cerita terasa tidak biasa, seperti potongan perjalanan yang acak, namun tetap akrab dengan humor khas Bandung. Menurut Dongker dan Jason Ranti, karakter ini menjadi cara mereka memandang realitas dari sudut yang lebih santai dan jujur. “Pinkman dan Komodzilla adalah representasi cara kami menertawakan keadaan, termasuk diri kami sendiri,” tulis mereka (22/12).
Tak hanya menampilkan tokoh fiktif, video musik Disarankan Di Bandung juga menghadirkan figur nyata yang lekat dengan skena kreatif Kota Kembang, seperti Pidi Baiq dan Dendy Darman sebagai cameo. Kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap visual, melainkan memperkuat konteks kultural yang menjadi ruh lagu ini sejak awal. “Ini adalah bentuk ode personal untuk Bandung, lengkap dengan romantika dan ironi yang hidup di dalamnya,” tulis Dongker dan Jason Ranti (22/12).
Baca juga: Oslo Ibrahim Rilis Video Musik “Jelek Tapi Lucu” Dengan Konsep Visual yang Jenaka
Sebelum dirilis secara luas, video musik ini lebih dulu diputar dalam agenda screening di dua kota. Bandung menjadi titik awal pada 4 Desember 2025 dengan lokasi di Photomatics Airport Braga, yang dipilih karena kedekatannya dengan semangat lagu tersebut. Sehari berselang, video musik ini menyambangi Jakarta dan diputar di Coma M Bloc, Jakarta Selatan, bersamaan dengan perilisan CD fisik album I Don’t Know and I Dongker oleh Demajors.
Video musik Disarankan Di Bandung resmi dirilis untuk publik melalui kanal YouTube Dongker dan Jason Ranti pada 7 Desember 2025. Perilisan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi keduanya tidak berhenti di format audio saja, melainkan terus berkembang ke medium kreatif lain. “Selama masih ada cerita yang ingin kami sampaikan, kolaborasi ini akan terus berjalan,” tulis mereka menutup pernyataan resminya (22/12).
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.









