Milenianews.com, Jakarta – Sony, perusahaan elektronik terkenal, mengumumkan pada hari, Selasa (27/2) waktu setempat, bahwa mereka akan melakukan pemotongan 900 karyawan, yang setara dengan sekitar 8% dari total tenaga kerja global PlayStation. Langkah ini mereka ambil sebagai respons terhadap perubahan besar dalam industri game, dengan beberapa perubahan signifikan di antara manajemen dan strategi perusahaan.
Melansir dari TheGuardian, Rabu (28/2), seluruh wilayah yang terpengaruh oleh pemotongan ini adalah Sony Interactive Entertainment, demikian disampaikan dalam rilis pers PlayStation. Selain itu, studio internal di London, yang bertanggung jawab atas permainan video bernyanyi kompetitif ‘Singstar’, juga akan ditutup.
Baca juga: Nike Lakukan Pengurangan Karyawan Sebanyak 1700 Orang
Pemotongan 900 karyawan Sony akibat penurunan penjualan PS5
Jim Ryan, presiden dan CEO Sony Interactive Entertainment, menekankan bahwa para pekerja yang terkena dampak pemotongan ini adalah individu yang sangat berbakat yang telah memberikan kontribusi besar terhadap kesuksesan perusahaan. Namun, dengan perubahan yang sedang terjadi di industri, Sony perlu mempersiapkan diri dan memposisikan bisnis mereka untuk masa depan yang tidak pasti.
Keputusan ini juga dipengaruhi oleh penurunan proyeksi penjualan perusahaan untuk tahun ini serta pernyataan Naomi Matsuouka, wakil presiden senior Sony, yang menyatakan bahwa konsol PlayStation 5 sudah mendekati akhir siklus hidupnya, seperti dilaporkan oleh media internasional lainnya.
Selain itu, Ryan sendiri telah mengumumkan rencananya untuk pensiun dari jabatan presiden Sony Group Corporation pada bulan September. Hiroki Totoki, yang saat ini menjabat sebagai chief operating officer dan chief financial officer, akan mengambil alih sebagai CEO sementara.
Namun, tantangan bagi CEO baru tidaklah ringan. Keseluruhan sektor teknologi sedang mengalami gejolak, dengan raksasa industri telah melakukan pemotongan terhadap 5.500 pekerja hanya dalam dua minggu pertama tahun 2024.
Industri video game, khususnya, telah menjadi sasaran pemotongan pekerjaan sejak tahun 2023 hingga tahun ini. Contohnya adalah pemangkasan 830 pekerjaan oleh Epic Games pada bulan September tahun lalu dan pemotongan 11% tenaga kerja oleh Riot Games milik Tencent pada bulan Januari.
Baca juga: Snap, Induk Snapchat Berhentikan 10% Total Karyawannya
Jim Ryan menekankan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang perusahaan dan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi komunitas pengguna PlayStation. Dia menambahkan bahwa Sony harus meninjau kembali strategi bisnis secara menyeluruh untuk memastikan kelangsungan bisnis jangka panjang.
Tidak heran jika berita ini memengaruhi harga saham Sony Group Corporation (SONY), meskipun penurunannya tidak signifikan, turun kurang dari 1% setelah pengumuman tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa investor masih menilai prospek jangka panjang perusahaan tersebut.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.