Milenianews.com, Jakarta – Sampoerna Academy kembali menggelar STEAM Competition 2025 sebagai bagian dari STEAM Expo 2025, yang berfokus pada inovasi teknologi hijau dan keberlanjutan. Kompetisi ini berlangsung di Sampoerna Academy L’Avenue pada Sabtu (15/3).
Acara ini berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memberikan kesempatan bagi siswa dari berbagai sekolah. Tujuannya adalah mendorong inovasi melalui metode Science, Technology, Engineering, Arts, and Math (STEAM) dalam menciptakan solusi berkelanjutan.
Baca juga: Sampoerna Academy BSD Gelar Pertunjukan Teater Perdana Bertema Inspirasi dan Keberanian
Komitmen dalam Pendidikan STEAM
Direktur Sampoerna Academy, Mustafa Guvercin, menyatakan bahwa kompetisi ini telah memasuki tahun ketiga dan terus berkomitmen mencetak pemimpin masa depan.
“Kompetisi ini bukan hanya ajang adu keterampilan, tetapi juga wadah bagi inovator muda untuk menunjukkan kreativitas dan kecakapan mereka. Mereka ditantang menciptakan solusi nyata, khususnya di bidang teknologi hijau dan berkelanjutan,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (17/3).
Gelaran ini bertajuk “Rethink, Recycle, Innovate”, yang selaras dengan visi BRIN dalam pengembangan riset dan inovasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberi wawasan berharga serta evaluasi kredibel bagi para peserta.
Tahun ini, kompetisi menarik 143 pendaftar. Setelah seleksi, terpilih 42 finalis dalam tiga kategori: Primary School (G5-G6), Middle School (G7-G9), dan High School (G10-G12).
Dewan Juri dari BRIN, Ali Yansyah Abdurrahim, menyambut baik kolaborasi ini dan menekankan pentingnya generasi muda dalam pembangunan masa depan Indonesia.
“BRIN terus mengembangkan riset dan inovasi yang saat ini diprioritaskan pada sektor pangan, energi, dan kesehatan. Kami yakin kolaborasi antara peneliti, industri, dan pendidikan adalah kunci untuk menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan,” ungkapnya dalam siaran pers yang sama.
Pemenang dan Harapan ke Depan
Baca juga: Luar Biasa, Kemenangan Siswa SD Prestasi Global-Depok dalam Lomba STEAM
Tiga pemenang dari setiap kategori berhak membawa pulang medali, sertifikat, dan hadiah uang tunai dengan total jutaan rupiah. SMAK Penabur Gading Serpong meraih juara pertama kategori High School dengan proyek inovatif “Penyu”. Sementara itu, SD Santa Ursula BSD memenangkan kategori Primary School dengan proyek “Banana Peel Alchemy”.
“Melalui acara ini, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak siswa untuk aktif dalam pendidikan STEAM dan menciptakan solusi bagi tantangan global,” tutup Guvercin.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.