Milenianews.com, Jakarta–Kreativitas mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menjadi sorotan pada gelaran Entrepreneur Fest (EF) 2025 yang berlangsung pada Selasa (2/12) di UNM Kampus Jatiwaringin. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk menampilkan inovasi produk melalui pemanfaatan teknologi, strategi branding modern, dan pendekatan pemasaran kreatif yang relevan dengan perkembangan era digital.
Tahun ini, EF 2025 menghadirkan berbagai produk kekinian yang sukses menarik perhatian sejak acara dibuka. Mahasiswa dari beragam program studi mulai dari Sistem Informasi, Informatika, Manajemen, Data Sains, hingga Bisnis Digital, mempresentasikan produk yang dikemas dengan konsep modern dan mengikuti selera pasar, khususnya generasi muda.
Baca juga: Entrepreneur Fest UNM 2025 Hidupkan Semangat Bisnis Mahasiswa
Entrepreneur Fest 2025
Berbagai brand mahasiswa berhasil mencuri perhatian pengunjung, di antaranya CHIPUR (Chiki Campur), SUMO (Sum More Cheese), Freshy Bites, Dicaplokin, Trayful, Rollaholic, Kopitala, serta sejumlah brand kuliner lainnya. Antusiasme terlihat dari ramainya booth mahasiswa yang tidak pernah sepi pembeli.
Produk yang dipamerkan mencakup jajanan viral, minuman kekinian, dessert box, makanan pedas ekstrem, hingga aneka camilan modern dengan kemasan estetik. Tidak hanya berfokus pada kualitas rasa, para mahasiswa juga menonjolkan profesionalisme melalui desain kemasan, identitas brand, hingga strategi pelayanan pelanggan. Pendekatan tersebut membuat pengalaman pengunjung semakin menarik dan interaktif.
Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC), Maruloh, mengapresiasi kreativitas para peserta yang dinilai selaras dengan tren industri kuliner dan perilaku konsumen masa kini.
“Produk yang ditampilkan benar-benar mengikuti tren saat ini. Mahasiswa mampu membaca kebutuhan pasar dan mengemasnya menjadi bisnis yang menarik. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya kreatif, tetapi juga peka terhadap peluang. EF tahun ini membuktikan bahwa budaya kewirausahaan di UNM semakin kuat,” jelasnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (5/12).
Maruloh juga menegaskan bahwa sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM berkomitmen menyediakan ekosistem pendukung wirausaha bagi mahasiswa, mulai dari pelatihan digital marketing, pendampingan branding, hingga dukungan promosi melalui platform digital kampus.
Salah satu peserta dari brand CHIPUR, Ryanne, mahasiswa Prodi Bisnis Digital, turut membagikan pengalaman berpartisipasi dalam acara ini.
Baca juga: UNM Kembali Hadirkan Entrepreneur Fest 2025, Buka Jalan Mahasiswa Jadi Talenta Digital Masa Depan
“Ikut EF memberikan kami kesempatan melihat bagaimana konsumen bereaksi langsung terhadap produk. Tantangannya seru, terutama dalam menentukan strategi promosi supaya stand tetap ramai. Kami belajar banyak tentang branding, pelayanan, dan cara meningkatkan penjualan. Harapannya setelah EF, bisnis kami bisa terus berkembang,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Entrepreneur Fest UNM 2025 kembali membuktikan perannya sebagai ruang praktik nyata bagi mahasiswa untuk menguji ide bisnis, melatih kemampuan komunikasi, dan memahami perilaku konsumen secara langsung. Respon positif dari pengunjung menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan usaha mereka menuju level yang lebih profesional.
“Dengan dukungan ekosistem kampus yang kuat, inovatif, dan berbasis teknologi, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus berkomitmen mencetak generasi muda yang adaptif, kompetitif, dan berjiwa wirausaha di era digital,” tutupnya.













