Milenianews.com, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui penyelenggaraan Workshop Business Process Management (BPM) pada Kamis (4/12). Kegiatan berlangsung di Aula UNM Kampus Margonda dan digelar oleh Program Studi (prodi) Sistem Informasi bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI).
Workshop menghadirkan Adi Wijaya, Konsultan Proses Bisnis TI berpengalaman yang telah menangani berbagai proyek pengembangan dan optimalisasi proses bisnis di industri berbasis teknologi. Kehadirannya menjadi daya tarik utama bagi para peserta yang ingin memahami implementasi BPM secara nyata.
Baca juga: Prodi Sistem Informasi UNM Dorong Dosen dan Mahasiswa Tembus Jurnal SINTA–Scopus
Cetak Mahasiswa Siap Hadapi Industri Digital
Ketua Program Studi Sistem Informasi, Dr Sukmawati Anggraeni Putri, menyampaikan bahwa penguasaan BPM merupakan keterampilan strategis bagi lulusan Sistem Informasi.
“BPM membantu mahasiswa memahami bagaimana proses bisnis dirancang, dianalisis, dan disempurnakan. Kompetensi ini sangat dibutuhkan di dunia industri karena berhubungan langsung dengan efisiensi dan kualitas operasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (8/12).
Melalui pemaparan materi, peserta dikenalkan pada konsep dasar BPM sebagai rangkaian aktivitas terstruktur untuk mencapai tujuan organisasi. Materi mencakup teknik process mapping untuk memvisualisasikan alur kerja, mengidentifikasi aktivitas utama, memahami interaksi antarunit, serta mengenali potensi hambatan (bottleneck) yang mengganggu efisiensi.
Baca juga: Program Studi Sistem Informasi UNM Selenggarakan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Terindeks SINTA
Ia menegaskan bahwa workshop juga menyoroti bagaimana pemanfaatan teknologi informasi, seperti automasi, sistem manajemen alur kerja, dan integrasi data, mampu meningkatkan akurasi dan produktivitas proses bisnis di berbagai sektor.
“Tidak hanya teori, peserta mengikuti sesi praktik berbasis studi kasus. Mereka diminta menganalisis proses bisnis, menemukan permasalahan kritis, serta merancang strategi perbaikan. Aktivitas ini mendorong peserta berpikir kritis, berkolaborasi dalam tim, dan memahami bagaimana BPM diterapkan dalam konteks industri nyata,” paparnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi unggulan yang selaras dengan kebutuhan industri. Prodi bersama HMSI berencana terus menghadirkan kegiatan edukatif lain untuk mendorong pengembangan keterampilan mahasiswa secara berkelanjutan.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.













