Milenianews.com, Papua – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, berusaha keras membangun Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di Papua. Masih ada tiga titik yang masih belum dikerjakan di daerah Pegunungan, akan tetapi Pertamina tetap optimis sesuai target 152 SPBU, di wilayah tersebut akan tercapai.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Sunardi di Jayapura mengatakan kepada media bahwa untuk pembangunan BBM satu harga di Papua masih dalam progres. “Pada dua minggu lalu kami lakukan pertemuan dengan BPH Migas dan Kementrian ESDM di Ambon terkait pembahasan ini,” katanya, Minggu (18/8).
Baca juga: WHO Umumkan Wabah Mpox di Afrika, Darurat Kesehatan Global!
Sunardi menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya mengalami kendala terkait lokasi karena kurangnya peminat. “Maka kami ganti lagi tempatnya sehingga masih dalam progres pembangunan,” tambahnya.
Target 152 SPBU sekarang dan secara keseluruhan menyisakan kurang lebih delapan titik diantaranya tiga di Papua Pegunungan, dua di Maluku, dua di Maluku Utara dan juga di Maluku Barat Daya.
“Kami berharap jika tak ada kendala lagi maka rencana pada bulan Oktober 2024 semua dapat dioperasikan sesuai dengan rekomondasi dari pusat. Oleh sebab itu campur tangan pemerintah membantu progres pembangunan BBM satu harga sangat penting sehingga dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Kehadiran BBM di Tanah Papua sangat dibutuhkan masyarakat, mengingat dampak dari pemerataan BBM satu harga sangat besar bagi perekonomian dan harga-harga barang di Papua. Apalagi di Papua Pegunungan.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.