News  

Ombudsman Desak Pemerintah Larang Masuk para Pekerja Cina ke Indonesia

Ombudsman Larang Para Pekerja Cina Masuk ke Indonesia

Milenianews.com, Jakarta – Guna menghindari penularan virus Corona ke warga Indonesia, Komisioner Ombudsman RI, La Ode Ida minta pemerintah larang dulu para pekerja dari Cina masuk ke Indonesia.

Virus yang berawal dari provinsi Wuhan, Cina ini, memang sedang menghebohkan dunia sejak awal kemunculannya di awal Januari silam. Sampai saat ini, belum ada obatnya.

“Sehubungan dengan munculnya virus Corona, maka pemerintah Indonesia seharusnya segera mengeluarkan larangan masuk pekerja asal Cina,” katanya dikutip Antara, Senin (27/1).

Baca Juga : Ketahui, 7 Fakta tentang Virus Korona

Sementara lanjutnya, para pekerja Cina yang sudah tiba di Indonesia harus segera didata dan dilakukan pemeriksaan khusus. “Harus dipastikan mereka terbebas dari virus mematikan itu,” tambahnya.

Sampai saat ini, sudah ada ribuan kasus terkonfirmasi dan menewaskan 56 orang meninggal akibat virus tersebut. Bahkan, beberapa negara ASEAN sudah ada yang terjangkit, seperti di Vietnam, Thailand dan Singapura.

“Perlindungan terhadap nyawa warga Indonesia jauh lebih utama ketimbang membebaskan masuknya pekerja asal Cina atas nama Investasi,” jelasnya.

Para pekerja asal Cina, hampir tiap hari masuk ke Indonesia khususnya ke Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Wisawatawan Hongkong di Raja Ampat Terjangkit Corona

 

 

 

Seorang wisatawan asal Hongkong yang berkunjung ke Raja Ampat, Papua Barat, diduga terinfeksi virus Corona. Wisatawan berinisial YP tersebut langsung dirawat di Rumah Sakit Sele be Solu Kota Sorong.

Awalnya, pasien tersebut menyelam di Raja Ampat dan sakit demam dan panas kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Pertamina Sorong, pada 25 Januari 2020.

Baca Juga :Virus Korona Masuk Singapura, Perdana Menteri Lee Minta Warga Tenang

Pasien tersebut akan diisolasi 7-14 hari guna pemeriksaan lebih lanjut. Karena masih diduga, masyarakat diimbau jangan panik. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *