Microsoft Tanam Bot Copilot di Telegram Guna Permudah Akses AI 

Copilot di Telegram

Milenianews.com, Jakarta – Microsoft telah menambahkan bot Copilot resmi dalam aplikasi perpesanan Telegram, yang memungkinkan pengguna mencari, mengajukan pertanyaan, dan berkomunikasi dengan chatbot kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Copilot saat ini masih dalam versi beta dan tersedia secara gratis untuk pengguna Telegram di perangkat seluler ataupun desktop. Pengguna dapat mengobrol dengan Copilot seperti percakapan biasa pada aplikasi perpesanan Telegram biasanya.

Copilot pada aplikasi Telegram ini merupakan bot resmi dari Microsoft. Namun, pengguna masih harus tetap memastikan bahwa bot tersebut memiliki tanda centang dan nama pengguna @CopilotOfficialBot.

Baca juga: Meta Luncurkan Fitur Chatbot Percakapan di Instagram

Penggunaan Copilot pada Telegram

Untuk mengakses Copilot pada Telegram, pengguna harus mencari Copilot Bot terlebih dahulu. Kemudian, pengguna diminta untuk membagikan nomor telepon Telegram kepada Microsoft. Pada dasarnya, Copilot ini tidak jauh berbeda dengan chatbot pada umumnya. Namun, bot ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti terbatas pada permintaan teks dan tidak dapat menghasilkan gambar.

Microsoft mengatakan dalam sebuah posting blog, bahwa Copilot untuk Telegram dapat menyarankan film untuk ditonton, menghasilkan rutinitas latihan baru, membantu tugas pengkodean, menerjemahkan percakapan, dan menemukan fakta singkat di internet.

Sementara itu, ada batas harian 30 giliran, yang berarti pengguna dan Copilot hanya dapat melakukan 30 pertukaran percakapan bolak-balik. Demikian seperti yang dikutip Milenianews dari The Verge, Kamis (30/5) di Jakarta.

Baca juga: Google Cloud Sediakan Platform Daring Untuk Belajar Teknologi

Sebagai informasi, Telegram sendiri adalah aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan Telegram FZ LLC dan Telegram Messenger Inc asal Rusia. Aplikasi ini rilis pada tahun 2013 lalu. Telegram juga merupakan istilah untuk surat atau berita yang pengirimannya disalurkan melalui pesawat morse, teleks, atau teleprinter. Pada saat sebelum adanya smartphone, Telegram cukup populer di kalangan masyarakat.

Secara otomatis, pesan dan konten yang dikirimkan pada aplikasi Telegram akan dienkripsi berstandar internasional. Dengan demikian, pesan yang terkirim sepenuhnya aman dari pihak ketiga bahkan dari Telegram sekalipun.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *