News  

Mensos Jamin Biaya Perawatan Korban Ledakan SMAN 72

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf kunjungi korban ledakan SMAN 72 dan Jamin Biaya Perawatan pada Sabtu (8/11). foto: Website Mensos
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf kunjungi korban ledakan SMAN 72 dan Jamin Biaya Perawatan pada Sabtu (8/11). foto: Website Mensos

Milenianews.com, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf turun langsung ke Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11), buat nengok para korban ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara. Dalam kunjungan itu, beliau pastiin semua biaya perawatan korban bakal ditanggung pemerintah, tanpa kecuali.

Seperti diketahui, ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11) di area sekolah bikin heboh publik. Pelaku berinisial F, yang diduga jadi korban perundungan, nekat merakit bom dari baterai dan menyimpannya di sekitar masjid sekolah saat siswa lain sedang shalat Jumat.

Baca juga: Sinergi Kemenhub-Kemensos: Bus Sekolah Dukung Operasional Sekolah Rakyat

Akibat kejadian itu, 15 siswa harus dirawat di RS Yarsi. Satu korban masih dirawat intensif di ICU karena luka cukup parah, sementara 14 siswa lainnya berada di ruang perawatan biasa.

Mensos bilang pemerintah udah siap gerak cepat dengan tiga jenis bantuan. Pertama, perlindungan dan jaminan sosial supaya seluruh biaya pengobatan korban benar-benar aman ditanggung negara.

“Dari kami tentu ada tiga. Pertama, perlindungan dan jaminan sosialnya. Termasuk biaya pengobatan dan kebutuhan lainnya, pasti semuanya ditanggung pemerintah,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (8/11).

Kondisi korban mulai membaik

Bantuan kedua berupa rehabilitasi medis dan sosial, yang bakal diawali dengan asesmen buat tahu kebutuhan paling mendesak dari para korban dan keluarganya. “Pendamping kami akan lanjut melakukan asesmen, ngobrol sama orang tua dan siswa biar tahu apa kebutuhan utama mereka. Tujuannya biar bantuan yang dikasih benar-benar tepat sasaran,” lanjutnya.

Baca juga: Gedung Kemensos Terbakar

Dalam kunjungan itu, Mensos juga sempat ngobrol langsung dengan beberapa korban dan orang tua mereka. Banyak siswa cerita kalau telinga mereka sempat berdenging parah setelah ledakan, tapi sekarang kondisinya mulai membaik. “Kami sempat denger langsung cerita mereka. Alhamdulillah, sekarang sudah lebih baik dan mereka semangat buat sembuh karena dapat penanganan yang cepat,” kata Saifullah.

Ia menambahkan, kebanyakan siswa masih kaget dan trauma, tapi perlahan mulai tenang setelah dapat pendampingan. “Rata-rata mereka masih shock, tapi sudah mulai tenang. Yang penting sekarang fokus buat pulih,” tutupnya.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *