News  

Mahasiswa UNM Raih Juara 3 Lomba Video Pendek Sukmajaya 2025

Mahasiswa UNM Raih Juara 3 Lomba Video Pendek

Milenianews.com, Depok — Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kreativitas digital. Muhammad Rizky Agus, mahasiswa semester 1 Program Studi Bisnis Digital, berhasil meraih Juara 3 Lomba Kompetisi Video Pendek yang diselenggarakan oleh Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Kompetisi dengan tema “Depok Maju Sukmajaya Menyala” tersebut berlangsung pada Kamis (20/11). Dalam karya videonya, Rizky mengangkat narasi tentang keharmonisan masyarakat Sukmajaya, wilayah yang terus tumbuh sebagai pusat aktivitas perkotaan namun tetap mempertahankan nilai kebersamaan. Video tersebut menampilkan wajah kemajuan pembangunan, ruang publik seperti taman kota, serta bagaimana Sukmajaya berkontribusi sebagai salah satu penggerak ekonomi di Kota Depok.

Baca juga: Rahasia Sukses Lulusan Prodi Bisnis Digital di Dunia Perbankan

Mahasiswa UNM Raih Juara 3 Lomba Video Pendek

Dalam proses kreatifnya, Rizky tidak bekerja sendiri. Ia menggandeng tim kreatif yang ia dirikan, Studio Crunch, sebagai bentuk kolaborasi lintas kampus. Studio ini beranggotakan mahasiswa dari beberapa universitas, termasuk Universitas Nusa Mandiri, Jakarta Global University, dan Universitas Pancasila. Kolaborasi ini memperkuat kualitas visual, naratif, dan eksekusi teknis dari video yang diperlombakan.

Pengumuman pemenang digelar pada Sabtu (29/11) di Taman Merdeka, depan Gedung Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari rangkaian Festival “Depok Maju Sukmajaya Menyala”. Karya Rizky dinilai relevan dengan tema dan mampu menangkap karakter masyarakat Sukmajaya secara positif, sehingga mengantarkannya menjadi salah satu pemenang.

Prestasi ini menambah daftar capaian Studio Crunch, yang sebelumnya berhasil meraih Juara 2 tingkat nasional pada Sabtu (30/8) silam, dalam lomba video bertema “Satu Suara Bisa Membuka Banyak Pikiran” yang diadakan Ngopibareng.id. Dalam kompetisi tersebut, mereka menyoroti fenomena doomscrolling, menggambarkan bagaimana seseorang dengan impian besar bisa terjebak dalam kebiasaan berselancar tanpa arah hingga mengabaikan masa depannya, visual yang kuat dan emosional, sehingga menarik perhatian dewan juri nasional.

Kaprodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi mahasiswa tersebut.

“Rizky menunjukkan bahwa mahasiswa Bisnis Digital UNM tidak hanya belajar teori, tetapi mampu menghasilkan karya kreatif yang berdampak. Ini bukti bahwa kompetensi digital yang kami bangun sangat relevan dengan kebutuhan industri konten saat ini,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (3/12).

Ia menambahkan bahwa sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mendorong mahasiswa untuk berkreasi dan berkolaborasi lintas bidang.

Baca juga:Peluang Karier Prodi Bisnis Digital, Bisa Bikin Kamu Jadi Rebutan!

“Kami bangga melihat bagaimana kolaborasi Studio Crunch dapat menghasilkan karya kuat dan bernilai. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lain untuk berani berkarya,” tandasnya.

Capaian ini, tegas Lia bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri, khususnya dari Program Studi Bisnis Digital, memiliki potensi kreatif, inovatif, dan kritis dalam produksi konten digital.

“Kampus memberikan apresiasi kepada Rizky dan seluruh anggota Studio Crunch atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam mengharumkan nama Universitas Nusa Mandiri di tingkat kota maupun nasional,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *