Event, News  

Kupas Fenomena Nasyid, UIN Jakarta Adakan Talkshow

Milenianews.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, menggelar talkshow yang mengangkat tema “Fenomena Nasyid di Indonesia” dengan mengundang Ustaz Agus Idwar sebagai pemateri dan Vocavarabi yang akan menampilkan nasyid. Talkshow tersebut digelar di Theater Prof. Aqib Suminto gedung FDIKOM UIN Jakarta, pada Kamis (9/3).

Talkshow dihadiri oleh Dekan FDIKOM (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi), Ketua prodi S2 KPI, Guru Besar UIN Jakarta, serta Direktur Eksekutif P2KM UIN Jakarta sebagai hostnya. Tidak lupa juga dihadiri oleh beberapa dosen lainnya serta mahasiswa yang antusias memetik ilmu.

Baca juga : Ratusan Peserta Ikuti Lomba Menulis Skenario Film Pendek LSBPI MUI

Dekan FDIKOM UIN Jakarta, Supato, Ph.D menjelaskan bahwa tujuan talkshow tersebut untuk menambah informasi pengetahuan pada aspek dakwah. Selain itu, personalitas dan persinifikasi merupakan refleksi dari dakwah islamiah. Sehingga acara tersebut dapat menjadi ajang diskusi yang relevan terhadap dakwah.

Menurutnya juga, nasyid dapat memberikan pemahaman kepada generasi milenial akan perjuangan islam di Indonesia, dapat dilakukan melalui kesenian. Agus Idwar sebagai pemateri menerangkan sejarah nasyid pertama kali. Ia yang sekaligus merupakan alumnus S2 di UIN Jakarta menuturkan bahwa, nasyid pertama kali berkembang di tahun 1988 dengan syair bahasa Arab.

Kemudian, nasyid mulai mucul dalam berbagai bentuk pada tahun 2004. Salah satunya menggunakan bentuk akustik yang mejadi titik awal dari kombinasi nasyid. Sebelumnya, ia juga menuturkan bahwa nasyid berkembang melalui komunitas.

“Nasyid ini berkembang melalui komunitas tarbiyah, bukan jurusan tarbiyah ya. Snada kemudian mengadopsi acapella tahun 1990-an,” jelasnya saat memaparkan materi, Kamis (9/3).

Ia juga membandingkan nasyid di masa lalu dan sekarang yang sudah banyak perkembangannya. “Kalau dulu mau acapella minimal orangnya 5 personil, kalau sekarang cukup 2 orang dengan menggunakan spenser tadi,” imbuhnya.

Baca juga : Perkembangan Nasyid di Indonesia, Harus Ikuti Budaya Populer Jika Ingin Tetap Eksis

“Kalau Vocafarabi, walaupun berdua suaranya komplit, karena mereka berdua menggunakan yang namanya spenser. Spenser inilah yang di isi dengan vokal-vokal,” tambahnya.

Vocafarabi merupakan grup nasyid yang sudah menggunakan peralatan modern seperti spenser. Grup tersebut pertama kali terbentuk pada tahun 2011.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *