Milenianews.com, Jakarta – Di tengah padatnya rutinitas kerja Senin hingga Jumat, Aska, cosplayer yang kerap tampil sebagai “Denji dari Manga Anime Chainsaw Man”, berhasil menjaga keseimbangan antara hobi dan kehidupan sehari-harinya.
Bagi Aska, hari-hari kerja dari Senin hingga Jumat berjalan seperti rutinitas pada umumnya. Pagi berangkat, sore pulang, fokus pada tanggung jawab kantor. Namun, ketika Sabtu dan Minggu tiba, dunianya seolah berganti warna. Ia meninggalkan jas kerjanya, menggantinya dengan kostum Denji dari Chainsaw Man, dan menyiapkan diri untuk tampil di panggung cosplay.
Baca juga: Tak Punya Kostum Tapi Punya Niat, Cerita Cosplayer “Elaina” di Cosplay Expo 2025
“Kalau saya sih, cosplay bukan kewajiban. Lebih ke kebutuhan aja. Kalau lagi ingin dan ada waktu, baru ikut event,” ujarnya santai saat ditemui di Cosplay Expo 2025, Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (18/10).

Cosplay bukan kewajiban, tapi kebutuhan
Menjalani dua dunia tentu bukan hal mudah. Tapi Aska memilih untuk tetap realistis. Meski mencintai cosplay, pekerjaan tetap menjadi prioritas utama. “Kalau bentrok, pasti saya pilih kerja dulu. Soalnya tanggung jawab kerja lebih utama,” jelasnya.
Meski begitu, Aska mengaku belum pernah kewalahan mengatur waktu. Cosplay dijalaninya hanya saat ada waktu luang. Baginya, hobi ini bukan sekadar hiburan, tapi juga ruang ekspresi yang membuat hidupnya lebih seimbang.
Soal dukungan dari orang sekitar, Aska mengaku sederhana saja, karena menurutnya tidak semua orang memahami dunia cosplay sepenuhnya. Keluarga dan teman tidak selalu antusias, tapi setidaknya memahami pilihannya. “Mereka nggak dukung banget, tapi yaudah, tahu aja,” katanya sambil tersenyum ringan.
Meskipun dukungan itu tak selalu ditunjukkan secara terang-terangan, baginya penerimaan sederhana dari lingkungan sudah lebih dari cukup untuk terus melangkah.
Dua dunia bisa saling melengkapi asalkan bisa bagi waktu
Lebih dari sekadar hobi, cosplay membawa Aska pada banyak relasi baru. Ia menemukan teman-teman yang sefrekuensi dan saling mendukung. “Yang bikin saya bertahan itu karena bisa dapat banyak teman baru, mutualan-mutualan gitu. Jadi nambah koneksi juga,” ungkapnya.
Bagi Aska, komunitas cosplay bukan hanya tempat berkarya, tapi juga wadah pertemanan hangat. Dari sana, ia menemukan semangat dan koneksi baru yang memperkaya kehidupannya di luar pekerjaan.
Baca juga: Tampil di Cosplay Expo 2025, Hakari Temukan Rasa Percaya Diri Lewat Kostum yang Dikenakan
Sudah hampir dua tahun Aska menekuni dunia cosplay. Dari pengalamannya, ia merasa dua dunia yang ia jalani, yaitu bekerja dan menjadi cosplayer tidak saling bertabrakan, justru saling melengkapi. “Selama bisa bagi waktu dan tahu prioritas, dua-duanya bisa jalan bareng,” tuturnya menutup wawancara.
Kisah Aska membuktikan bahwa menyeimbangkan tanggung jawab dan passion bukan hal mustahil. Di balik helm Denji dan hiruk-pikuk event cosplay, ada sosok pekerja yang tetap setia pada keseimbangan antara realitas dan fantasi.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.













