Milenianews.com, Bogor- Saat ini musim haji. Jutaan calon jamaah haji dari seluruh dunia mendatangi Tanah Suci. Khusus Indonesia, jumlah calon jamaah haji yang diberangkatkan sekitar 220 ribu orang.
Salah satu doa utama orang yang melasanakan ibadah haji adalah: Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika laka. Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu.
Menurut Dr. Habib Abdurrahman Al-Habsy, doa haji ini merupakan ikrar tauhid (mengesakan Allah). Jika doa haji itu dipahami dengan baik artinya dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dampaknya luar biasa. Baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun bernegara.
“Kalimat Talbiyah itu perlu direnungkan maknanya, dibawa pulang ke Tanah Air selepas ibadah haji, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap tahun Indonesia mengirimkan ratusan ribu calon jamaah haji. Sekarang ini sekitar 220 ribu calon jamaah haji. Betapa indahnya negeri ini kalau mereka yang sudah berhaji itu betul-betul bertauhid dalam kehidupan sehari-hari,” kata Dr. Habib Abdurrahman Al-Habsy saat mengisi pengajian guru dan karyawan Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) di Masjid Al-Ikhlas Bosowa Bina Insani Bogor, Jumat (16/6/2023).
Habib Abdurrahman juga menyitir salah satu doa tauhid yang dianjurkan oleh Nabi untuk dibaca setiap hari. Yakni: Laa ilaha illallah wahdahu la syarika laka. Lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ‘ala kulli syay’in qodir. Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Baginya segala kekuasaan, dan baginya segala pujin. Dia yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.
“Doa ini sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap hari. Nabi menyebutnya 100 kali per hari. Paling tidak, ada tiga keutamaan (fadhilah) membaca doa tersebut di atas. Yakni, memerdekan 100 budak; dihapus seratus keburukan dan dicatat seratus pahala kebaikan baginya; serta terjaga dari gangguan setan,” ujarnya.