Milenianews.com, Jakarta – Hangatnya topik peluncuran QRIS Cross Border oleh DANA Indonesia pada Agustus silam di Thailand, mendatangkan atensi luar biasa di KTT G20, pada Senin (21/11) lalu.
Dina Artarini, Chief Legal and Compliance DANA Indonesia berpendapat bahwa QRIS Cross Border merupakan inovasi lanjutan dari QRIS. Inovasi tersebut juga telah mendorong masyarakat untuk bertransaksi secara nontunai.
Baca Juga : GoPay Manfaatkan QRIS Untuk Sedekah Non-tunai di KOIN NU
Kebiasaan menukar mata uang asing, sekarang dapat ditinggalkan dan pembayaran transaksi dapat dilakukan lewat ponsel.
Tentunya, metode pembayaran baru ini membutuhkan sosialisasi yang terus menerus oleh semua pihak. DANA merupakan pelaku nonbank pertama yang dapat memfasilitasi QRIS Cross Border.
Di tengah antusiasme masyarakat untuk mencoba QRIS Cross Border, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiwo, menyatakan bahwa Indonesia saat ini sedang menyiapkan pembukaan negara-negara lainnya. Termasuk Malaysia dan Singapura dalam waktu dekat.
Bersama dengan Bank Sentral Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Konektivitas Pembayaran Kawasan ASEAN telah dilakukan pada 14 November 2022 lalu. Untuk memperkuat dan meningkatkan kerja sama dalam menciptakan jaringan pembayaran lintas batas yang lebih cepat dan efisien.
Baca Juga : Ikuti Zaman, 90% Sektor UMKM Gunakan QRIS
Dalam merespon MoU tersebut, Vince Iswara, CEO & Co-Founder DANA Indonesia menyatakan dukungannya terhadap kerja sama ini. Ia menjelaskan bagaimana pelaku industri akan merasakan berbagai manfaat serta kemudahan dari fasilitas pembayaran lintas batas.(Nadya Nurrahmah)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.