Event, News  

Green Talk Summit 2021: Ajak Anak Muda Berkontribusi Dalam Pengelolaan Sampah

AIESEC Greentalk Summit 2021

Milenianews.com, Makassar – Indonesia menjadi negara peringkat kedua penghasil sampah terbesar di dunia. Banyaknya populasi dan pengelolaan sampah yang masih kurang, menjadikan volume sampah di Indonesia masih sangat tinggi.

Kurangnya kesadaran masyarakat, masih banyak yang membuang sampah-sampah tersebut ke laut, sungai, bahkan di daratan sendiri, tanpa memikirkan ekosistem.

Baca Juga : Penggunaan Biodiesel Bisa Kurangi 11,4 Juta Ton Emisi Karbon

Pengelolaan sampah yang efektif dan efisien, sangat perlu untuk mengatasi hal tersebut. Atas dasar itulah, AIESEC in Unhas (Universitas Hasanuddin) menggelar webinar nasional bertajuk nasional bertajuk “Green Talk Summit 2021″.

Webinar berlangsung secara daring, pada Minggu (8/8) silam, menghadirkan pembicara yang sudah paham tatacara dalam mengelola dan mencegah sampah di Indonesia.

Sementara itu, webinar dipandu oleh Master of Ceremony Andi Pananrang selaku Community Officer di Saya Pilih Bumi. Juga moderator cantik, Widya Ayu Pratami yang merupakan consultant di KEMENPUR dan Puteri Indonesia Sumatera Selatan 2020.

Turut juga hadir, perwakilan dari Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan.

Pentingnya kesadaran dalam pengelolaan sampah plastik, menjadi tangung jawab besar anak muda

AIESEC Greentalk Summit 2021
Foto : Pelaksanaan Greentalk Summit 2021.

Berasaskan tujuan PBB pada 12th Sustainable Development Goals: Responsible consumption and production, membuat webinar ini menampilkan fakta dan data akurat. Tentang isu sampah dan limbah di Indonesia, beserta solusi yang ditawarkan dan cara mencegahnya.

Pembicara pertama pada webinar ini adalah Rd Sarah Rauzana Putri, sebagai salah satu Staf pendidikan lokal Gerakan Diet Kantong Plastik.

Ia menjelaskan bahwa, Indonesia merupakan salah satu negara padat penduduk di dunia. Oleh karena itu, manajemen pengolahan sampah harus menjadi perhatian, agar tetap terkontrol dan terolah dengan baik.

“Harus mulai dari sendiri, kita dapat mencegahnya dengan mengurangi penggunaan produk plastik sekali pakai dan menggantinya dengan bahan lebih ramah lingkungan. Biasakan memilah sampah sebelum membuangnya ke tempat sampah,” ajak Rd Sarah.

Sementara itu, pembicara kedua, Angelique Dewi Permatasari, Ketua Corporate Communication di PT Nutrifood Indonesia. Ia memaparkan materi tentang “Sustainable Consumption & Production”.

Sesi kedua ini, menjadi sesi sharing, dalam melakukan waste management untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDG) 12, dari Nutrifood.

Jelasnya, Nutrifood sudah bekerja sama dengan beberapa food banks untuk mengurangi food loss.

“Kami menerapkan sistem in-house food waste recycling, membangun program zero-waste, melakukan post consumer waste, dan menggunakan bahan-bahan daur ulang untuk packaging produk serta desain interior,” jelasnya.

Pembicara ketiga yaitu Ranitya Nurlita sebagai Founder dari Waste Solution Hub yang merupakan seorang aktivis lingkungan.

Pada sesi ketiga yang bertema The Change Starts From Us, menjelaskan mengenai kontribusi anak muda dalam membangun sebuah lingkungan yang berkelanjutan.

“Anak muda memiliki peran yang sangat penting untuk tetap melestarikan lingkungan sekitar. Mulai dari kontribusi di beberapa organisasi, mempunyai visi yang jelas, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan menerapkan waste segregation di rumah,” paparnya.

Nantikan AIESEC Future Leaders

Sebagai organisasi pemuda internasional, AIESEC in Unhas kerap kali memberikan program-program eksklusif bagi anggota maupun masyarakat umum, termasuk bagi seluruh pelajar di Indonesia.

Seperti webinar kali ini, yang menjadi bagian dari local project greeneration 12.0. Program tersebut menjadi program volunteering bertemakan lingkungan yang mempelajari mengenai SDGs. Selain itu juga belajar bagaimana cara memecahkan masalah, meningkatkan kesadaran lingkungan kepada masyarakat dan bagaimana cara menjadi seorang pemimpin.

Kedepannya, AIESEC in Unhas juga akan mengadakan program yang bertemakan kepemimpinan bernama AIESEC Future Leaders.

Baca Juga : AIESEC in Unhas Gelar “Greentalk Summit 2021”

Program ini merupakan workshop 3 bulan, yang menghadirkan berbagai macam kegiatan, dan turut membantu menyukseskan karir pemuda Indonesia.

Untuk info lengkapnya dapat diakses melalui akun Instagram @AIESECinUnhas atau aiesec.or.id, dan pendaftarannya masih tersedia hingga 15 Agustus 2021.(Rifqi Firdaus)

Respon (17)

  1. Mulai dari diri sendiri, bawa kantong belanja, botol minum dan tempat makan sendiri sudah bisa jadi kontribusi kecil untuk mengurangi sampah plastik

  2. Ya harus ada kesadaran dari diri sendiri untuk mengatasi permasalahan sampah ini, semoga generasi muda lbh aware terhadap hal tersebut ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *