Elon Musk Ubah Logo Twitter Jadi Logo Dogecoin, Nilainya Langsung Melonjak

Milenianews.com – Crypto dogecoin melonjak tinggi hingga lebih dari 30% pada hari Senin lalu. Hal ini terjadi setelah CEO Twitter Elon Musk, mengganti ikon burung biru menjadi gambar shiba inu.

Pada hari jumat, pengacara twitter dan Elon Musk meminta hakim federal untuk membatalkan gugatan. Gugatan tersebut senilai USD 258 Miliar dari tahun 2022. Mereka menuduh Musk memanipulasi harga dogecoin dan menaikkannya lebih dari 36.000%.

Baca juga : Elon Musk Akan Bangun Komplek Sendiri Di Texas

Setelah logo Twitter berubah menjadi gambar shiba inu, Musk membagikan meme tentang perubahan tersebut kepada 133,5 juta pengikutnya di Twitter. Anjing shiba itu hanya muncul untuk beberapa pengguna Twitter, termasuk pengguna situs web.

Musk mulai menggembar-gemborkan dogecoin bertahun-tahun yang lalu. Ia secara berkala membuat tweet tentang token, yang dibuat sebagai lelucon pada tahun 2013. Menurut CoinMarketCap.com, dogecoin adalah koin crypto paling berharga kedelapan, dengan kapitalisasi pasar lebih dari $13 miliar.

Tweet “konyol” dari Elon Musk, tetapi banyak didukung publik

Pengacara Musk menggambarkan pernyataan publiknya tentang koin itu sebagai “tweet yang tidak berbahaya dan sering kali konyol”.

Tetapi dukungan publik untuk Elon Musk terhadap koin doge lebih jauh melesat daripada media. Dua perusahaan Musk lainnya, Tesla dan Boring Company, disebutkan dalam gugatan tersebut.

Pada Desember 2021, Tesla mengumumkan akan menerima dogecoin untuk beberapa merchandise. Pada saat itu, Musk mengatakan di twitter bahwa Tesla akan “melihat bagaimana kelanjutannya”.

Dogecoin naik lebih dari 20% setelah tweet itu. Pada Januari 2022, ketika Musk mengumumkan di twitter bahwa pembayaran dogecoin secara langsung, cryptocurrency melonjak sebanyak 15%.

Baca juga : Elon Musk : AI Menjadi Risiko Terbesar Pada Peradaban di Masa Depan

Tesla memang memiliki aset digital, termasuk bitcoin, dan masih menerima dogecoin sebagai pembayaran untuk beberapa barang dagangannya.

“Kami belum menjual dogecoin kami,” kata Musk.

“Kami masih memilikinya,” jelasnya.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *