Milenianews.com, Jakarta – Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona, prosesi wisuda Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer (STMIK) Nusa Mandiri akan hilangkan tradisi jabat tangan antara senat dengan mahasiswa.
Kebijakan tersebut didapat dari hasil rapat pantia wisuda yang dipimpin Wakil Ketua II Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, SS, M.Hum. Hasil rapat ini juga telah disampaikan ke Rektor Universitas Nusa Mandiri.
Baca Juga : Atlet Berkuda Universitas Nusa Mandiri, kembali Raih Juara
Intruksi tidak Melakukan Kontak Langsung juga Diberlakukan
Ditemui langsung, Arif Hidayat mengatakan, pencegahan ini dilakukan sesuai instruksi dari Surat Edaran Mendikbud No.3 Tahun 2020. Salah satu intruksinya agar menghindari kontak langsung seperti bersalaman, berpelukan di area institusi.
“Wisuda kali ini akan meniadakan tradisi berjabat tangan ketika wisuda dilaksanakan. Untuk menghindari penyebaran virus Corona,” katanya di kampus Universitas Nusa Mandiri Jatiwaringin, Jakarta, Kamis (12/3).
Wisuda Universitas Nusa Mandiri akan digelar di Aula Hall A BSI Convention Center, pada 21 Maret 2020 dan akan dihadiri ribuan wisudawan dari jenjang S1 dan S2.
Bahkan, pihak panitia akan menyiapkan sebanyak 8 alat Thermal Scanner guna melakukan pencegahan secara tegas dan tertib. Selain itu, akan disediakan juga hand sanitizer di setiap sudut di lokasi gedung wisuda.
Baca Juga : Alumni Universitas Nusa Mandiri Masuk Jajaran Forbes Indonesia 30 Under 30
“Nanti juga akan disediakan thermal scanner dan ada dokter yang bertugas saat wisuda,” ujarnya.
Wisudawan yang mengalami demam tinggi dianjurkan agar tidak memaksakan hadir ke perayaan. Langkah yang diambil Universitas Nusa Mandiri sudah sesuai dan tidak berlebihan. (Ikok)