Milenianews.com, Papua – Seluruh Aparatur Negeri Sipil ( ASN ) Inspektorat Kabupaten Sarmi melakukan pemalangan kantor dengan menutupi pintu masuk Kantor menggunakan palang. Pemalangan tersebut dilakukan untuk meminta Evaluasi kerja Kasubag Inspektorat yang belum optimal dalam bekerja.
Menurut laporan dari salah satu awak media MileniaNews di Papua, pemalangan yang dilakukan di Kantor Inspektorat Kabupaten Sarmi tersebut, masih dilakukan dari dari hari Kamis (7/24) sampai saat ini, Senin (11/11).
Baca Juga : Gerak Cepat Polres dan Kondim Sarmi Amankan Pilkada Serentak 2024
Pengakuan salah seorang ASN yang ikut aksi Pemalangan
Koordinator aksi pemalangan dan juga merupakan ASN Inspektorat, Alex Maukailele kepada awak media MeleniaNews, Senin (11/11) mengatakan, “Kami melakukan pemalangan tersebut akibat ada beberapa poin. Staf Inspektorat tidak dipercayakan dalam melaksanakan tugas-tugas rutin kantor. Inspektorat mengambil TUPOKSI masing-masing IRBAN.”
Menurut Alex, para pejabat Pemerintahan Kabupaten Sarmi telah memecat dan mengangkat pegawai honorer sesuka hati tanpa memperhatikan aturan-aturan yang berlaku. Selain itu, pengelola keuangannya pun tidak transparan terhitung dari 2020 sampai 2024 serta menahan hak-hak berupa beban kerja dan kenaikan pangkat beberapa pegawai negeri sipil di Inspektorat tanpa alasan yang jelas.
Baca juga: Kejati Papua Amankan Dana Kurupsi PON XX Papua Rp 6,4 Miliar, Setelah Menang Pra Peradilan
“Kami ASN dan Staf telah menyurati Pejabat Bupati Sarmi pada tanggal 4 November 2024, namun waktu yang kami tentukan belum ada jawaban maka kami ASN dan Staf melakukan pemalangan Kantor Inspektorat Kabupaten Sarmi,” pungkasnya.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.