Milenianews.com, Jakarta – Menurut data, tingkat kekerasan seksual di Indonesia mencapai 70%. Data tersebut dibeberkan dalam Diskusi 16 Hari Aktivisme Melawan Kekerasan Berbasis Gender (16 HAKBG), pada Jumat (25/11).
Survei mengenai kekerasan seksual tersebut dilakukan oleh Never Okay Project (NOP) dan International Labour Organization (ILO). Dari 1173 responden, ternyata 852 pernah mengalami salah satu bentuk kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.
Baca Juga : Perempuan Terkurung Dalam Stereotipe Kolot
Salah satu kekerasan dan pelecehan yang paling umum terjadi yaitu dari sisi psikologis yang mencapai 77,4%. Kenyataan ini diperparah dengan fakta bahwa 75% orang yang mengalami pelecehan di tempat kerja, tidak melaporkan kejadian tersebut.
Mereka khawatir hal tersebut mengganggu keamanan kerja dan sumber pendapatan.
Hal tersebut tentu sangat berpengaruh pada produktivitas hingga psikis pekerja. Bahkan menimbulkan kerugian ekonomi bagi perusahaan/pelaku usaha.
An Nisaa Yovani mewakili Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (KOMPAKS) berpendapat bahwa upaya kolektif diperlukan untuk mendorong isu ini agar menjadi prioritas.
Baca Juga : Pentingnya SOP Anti Kekerasan Seksual
“Edukasi serta ajakan untuk bersuara dan mengambil tindakan ketika melihat kekerasan seksual terjadi di ruang kerja harus dilanjutkan dengan menyuarakan secara kolektif hak pekerja untuk mendapatkan ruang aman saat bekerja,” lanjut Yovani.(Nadya Nurrahmah)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.