Menjadi Generasi Penerus Peradaban

Dinda Nayla Tsuroya Firdaus, Mahasiswa STEI SEBI. (Foto: Istimewa)

Milenianews.com, Mata Akademisi– Sudah sepatutnya kita sebagai pelajar atau anak muda mulai merangkai mimpi-mimpi kita, menumbuhkan kesadaran penuh terhadap segala apapun yang perlu kita kritisi, hindari sikap apatis terhadap kehidupan yang dijalani, ataupun lingkungan sekitar yang sedang kita hadapi. Karena jika bukan kita sebagai anak muda, siapa lagi yang akan meruskan perjuangan-perjuangan yang tiada tara dari para pahlawan keilmuan kita.

Banyak sekali contoh ataupun figur yang dapat kita pandang sebagai motivasi yang baik. Para tokoh   tersebut telah memberikan banyak jasanya secara cuma-cuma kepada kita. Dengan itu kita perlu melakukan suatu balas budi dengan selalu mengenang jasa-jasanya juga mencontoh segala yang telah diajarkan oleh mereka.

Pahlawan nasional pejuang pendidikan antara lain adalah:

  1. KH Ahmad Dahlan

KH Ahmad Dahlan lahir pada 1 Agustus 1868 di Kauman, Yogyakarta. Berkat ilmu dan pengetahuannya, ia membangun pondok bagi muridnya terkhusus di bidang ilmu falaq, tauhid, dan tafsir.

  1. RA Kartini

Pahlawan nasional wanita yang turut memperjuangkan pendidikan di Indonesia ialah Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini. Ia merupakan pahlawan kelahiran Jepara, 21 April 1879.

Adanya anggapan bahwa perempuan tidak perlu untuk mengejar pendidikan tinggi, maka ia berjuang untuk menegakkan hak perempuan melalui pendidikan dan pengetahuan.

  1. Raden Dewi Sartika

Raden Dewi Sartika juga dikenal sebagai pahlawan yang turut memperjuangkan pendidikan. Ia lahir di Cicalengka, Jawa Barat pada 4 Desember 1884. Semasa itu, pendidikan yang didapat para gadis remaja hanya sebatas untuk mempersiapkan mereka menjadi seorang istri dan ibu nantinya.

  1. KH Hasyim Asy’ari

Selain KH Ahmad Dahlan, ada KH Hasyim Asy’ari yang turut menegakkan pendidikan terutama bagi umat Islam. KH Hasyim merupakan salah seorang ulama kelahiran Jombang pada 14 Februari 1871.

Beliau terkenal sebgai pendiri organisasi islam Nahdlatul Ulama (NU) yang mengajarkan ahlu sunnah wal jama’ah. Beliau juga menghasilkan  banyak tulisan  ilmiah. Pondok Tebu Ireng adalah suatu intansi pendidikan yang beliau dirikan.

  1. Rohana Kudus

Perempuan asal Sumatra Barat, Rohana Kudus ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI Joko Widodo. Gelar yang diperolehnya tidak terlepas dari kepeduliannya terhadap dunia pendidikan bagi wanita.

Itulah beberapa tokoh pahlawan yang bisa kita teladani dan kita teruskan perjuangan mereka. Saatnya kita bergerak dan mewujudkan generasi-generasi unggul mulai dari diri kita untuk masa depan gemilang.

Penulis: Dinda Nayla Tsuroya Firdaus, Mahasiswa STEI SEBI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *