Hal yang Harus Kamu Tahu Sebelum Buka Bisnis Les Renang

Milenianews.com, Mata Akademisi– Olahraga renang bukanlah hal baru yang diketahui oleh Masyarakat. Namun semenjak Covid-19  olahraga outdoor seperti berenang mulai meredup. Setelah Covid-19  dinyatakan selesai, olahraga outdoor mulai berkembang kembali. Dampak negatif   pasca Covid-19  sangatlah berbekas di kehidupan masyarakat. Baik secara sosial, kesehatan, maupun perekonomian. Banyak masyarakat yang mencari kegiatan  olahraga untuk kembali beraktivitas, terapi untuk kesehatan , memberikan kegiatan yang menyenangkan untuk anak-anaknya karena selama Covid-19  anak-anak hanya bisa menatap layar hp dan laptop. Salah satu  olahraga yang sangat didambakan adalah   berenang. Karena banyak yang berpendapat olahraga berenang adalah salah satu olahraga yang begitu banyak manfaatnya dan juga menyenangkan. Manfaat berenang membantu melatih otot anak, membentuk postur tubuh,  melatih syaraf motoric,  melatih pernafasan dan jantung, mengembangkan kemampuan mengikuti instruksi, meningkatkan kecerdasan, meningkatkan keberanian dan percaya diri.

Namun menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat atau orang tua yang tidak memiliki skill berenang . Ada juga beberapa rumah sakit yang menyarankan terapi renang untuk penyembuhan . Hal ini menjadi latar belakang khusus kenapa membuka bisnis renang saat ini adalah salah satu solusi untuk menaikan kembali perekonomian dan kesehatan masyarakat .

Dengan membuka bisnis les renang berarti  membantu membuka kembali lapangan pekerjaan bagi pelatih-pelatih renang dan juga kolam renang yang sempat tutup bahkan bangkrut ketika Covid-19.

Banyak hal yang harus dipersiapkan dan diperhitungkan ketika membuka bisnis les renang.  Beberapa resiko juga harus diminimalisir sedini mungkin. Hal yang paling utama sebelum membuka les renang yaitu mencari  kolam renang  yang dapat bekerja  sama   apabila tidak memiliki kolam renang pribadi. pemilihan kolam haruslah strategis sesuai dengan target yang diinginkan. Lokasi kolam renang yang jauh mempengaruhi keputusan sehingga baiknya lokasi kolam strategis mudah diakses

Fasilitas kolam pun haruslah diperhatikan , harus sesuai dengan standar untuk melatih . Risiko kolam renang yang membuat tidak nyaman peserta les akan menimbulkan beberapa hal , misalnya peserta enggan untuk mengikuti les dengan club tersebut karena sudah mengetahui  kondisi fasilitas  kolamnya tidak mendukung. Atau bisa saja ketika sudah beberapa kali pertemuan peserta merasakan kurang nyaman dengan standar air kolam yang membuat mata peri , rambut menjadi keras dikarenakan kondisi air yang terlalu banyak kaporit nya . Maka dari itu sangat penting bekerja sama dengan kolam renang yang memiliki fasilitas yang sesuai standar dan membuat nyaman para peserta .

Selanjutnya tentu saja mencari partner untuk melatih, carilah pelatih-pelatih yang berkompeten. Tidak semua pelatih yang memiliki kemampuan renang yang baik mampu berkomunikasi intens dengan peserta les, belum tentu memiliki kepekaan dan kesabaran saat melatih peserta les.  Pelatih renang anak-anak dibutuhkan sosok yang friendly.  Kedekatan pelatih terhadap anak dibutuhkan. sehingga anak-anak merasa nyaman.  Rasa nyaman yang ditimbulkan saat les renang dapat memicu anak-anak untuk lebih bersemangat dalam berlatih.  Pelatih renang pun saat mengajar sebaiknya bukan hanya terfokus pada target bahwa anak-anak harus cepat bisa karena tiap anak memiliki karakter yang berbeda serta kemampuan yang berbeda. Maka dari itu sangat penting selektif mencari pelatih renang.

Bisnis Les Renang

Hal-hal di  atas perlu diperhatikan ketika membuka bisnis les renang. Hhal ini juga sebagai bentuk antisipasi agar dapat meminimalisir terjadinya masalah dalam membuka bisnis les renang.  Dalam membangun sebuah bisnis dibutuhkan manajemen risiko.  Manajemen risiko  merupakan aspek yang harus ada dalam bagian bisnis yang dibangun.manajemen risiko dapat membantu suatu bisnis dalam mengidentifkasi dan menentukan kemungkinan risiko yang akan terjadi secara sadar sebelum terjadinya kerugian.

Keputusan yang diambil  dalam suatu bisnis selalu ada dua  kemungkinan yang terjadi yaitu risiko tidak selalu berdampak buruk dan ketika tidak mengambil keputusan yang berisiko juga menyebabkan kita tidak mendapatkan peluang yang ada dibalik risiko tersebut.  Manajemen risiko itu berfungsi mengelola peluang dan ancaman bagi bisnis .

Tahapan strategi dalam melakukan manajemen risiko yang perlu diperhatikan yaitu: perencanaan risiko yang akan terjadi,  lalu mengidentifkasi risiko,  ketahui dampak risiko yang dialami,  kembangkan strategi penanganan risiko, terakhir memantau dan mengendalikan  risiko  yang terjadi.

Salah satu club renang yang menggunakan manajemen risiko adalah Mini’One Swimming Class.  Mini’One Swimming Class adalah club renang yang terbentuk tahun 2022, club yang berusaha membangkitkan kembali perekonomian dan kesehatan Masyarakat.  Mini’One Swimming Class dibentuk oleh tiga  mahasiswa olahraga UPI. Awal mula club ini ada di Subang , dari 3 anak sampai kurang lebih 15 anak yang mengikuti renang. Semua  itu tidak semudah yang dibayangkan. “Ketika melakukan survey kolam renang untuk les renang ternyata kolam tersebut posisinya tidak strategis karena terlalu dekat dengan daerah wisata sehingga air kolam berbau belerang dan sangat perih ke mata . Dan mulailah kami mencari kolam renang yang baru , yang sesuai dengan standar keamanan anak-anak untuk les juga tentunya nyaman , dan sekarang menetap dan bekerjasama dengan kolam renang Jabong Waterpark dengan jumlah 3 pelatih dan +- 40 anak yang mengikuti les renang,” ujar salah seorang pendirinya.

Setelah itu Mini’One Swimming Class membuka cabang pertama di Kota Bogor , dengan jumlah pelatih 2 orang bertempat di kolam renang Tamansari Sport Club Persada Bogor. Uniknya 2 pelatih ini adalah perempuan , dan memang khusus memberikan privasi  pada Perempuan. Adapun anak lak-laki hanya sampai umur 12 thn atau setara dengan kelas 6 SD.  Les renang ini mengajarkan kepada anak-anak untuk sabar, semangat dan berusaha .Selain itu,tingkat minat renang bukan hanya anak-anak namun para ibu-ibu atau lansia.

Dengan menggunakan manajemen risiko Mini’One Swimming Class mampu meminimalisir segala masalah yang mungkin   terjadi. Karena dari itu memanage bisnis dengan perencaan yang matang adalah sesuatu hal yang penting , supaya tujuan yang diinginkan bisa tercapai.

Penulis:  Nur Izzah Muhammad, Mahasiswa STEI SEBI, Prodi Manajemen Bisnis Syariah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *