Sandiaga Uno: Desa Wisata Lapasi Bisa Sejahtera dari Sektor Pariwisata

Sandiaga Uno: Desa Wisata Lapasi Bisa Sejahtera dengan Sektor Pariwisata

Milenianews.com, Maluku Utara – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Desa Wisata Lapasi, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, bisa sejahtera dari sektor pariwisata. Dengan keindahan alam dan budaya yang daerah ini miliki sangat potensial untuk jadi daya tarik wisatawan.

Untuk sobat milenia ketahui, Lapasi merupakan salah satu dari desa terbaik yang masuk dalam daftar 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. ADWI 2022 ini merupakan program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Ini menjadi penggerak kebangkitan ekonomi dan pengembangan pariwisata Indonesia.

Baca Juga : Kemenparekraf Gelar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Untuk Kembangkan Potensi Desa

Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Lapasi, Jailolo dengan sambutan musik dan gerak melantun seirama para penari Cakalele. Tarian perang khas Maluku itu menyambut kedatangan Sandiaga Uno.

Desa Lapasi memenuhi ketujuh kategori lomba di ADWI 2022. Salah satunya, berdasarkan daya tarik pengunjung. Lapasi memiliki pantai, hingga dapat julukan Lako Akelamo karena keindahan pantainya.

Lapasi itu sendiri merupakan akronim dari “Lako Pasir Indah”, karena memang terkenal akan lanskap senja yang indah. Selain menawarkan paket wisata olahraga air, pantai Lapasi juga sering jadi tempat berlangsungnya kegiatan Festival Teluk Jailolo.

Selain itu, ada seni dan budaya yang beragam, salah satunya tarian tradisional yang cukup banyak, seperti Cakalele, Naro Oti, Pinang, dan Bambu Gila.

Baca Juga : Kontribusi Kampus Kembangkan Potensi Desa lewat ‘Desa Wisata’

Perekonomian Warga Desa Wisata Lapasi Bisa Sejahtera

Kedatangan Sandiaga Uno pada Jum’at (17/6) lalu menjadi bukti nyata dalam menyejahterakan masyarakat desa melalui sektor pariwisata. Menurutnya, homestay juga menjadi salah fokus pembinaan di Lapasi. Sebab, keberadaan fasilitas bermalam bagi wisatawan ini mampu meningkatkan penghasilan masyarakat setempat.

Sandiaga mengatakan jika membangun hotel, hanya investor yang mendapat manfaat. Sebaliknya, dengan homestay justru dia optimistis dapat menambah penghasilan masyarakat dalam situasi ekonomi yang berat ini.

Apalagi, Sandiaga melihat kunjungan wisatawan ke Pantai Lapasi cukup tinggi, yakni mencapai 1.000 lebih dalam sepekan. “Bayangkan, jika mereka (homestay) penuh terus, bisa menambah penghasilan bagi mereka,” ujar Sandiaga mengutip dari laman Kemenparekraf (19/6). 

Baca juga : Desa Terisolir yang Pernah Ganjar Pranowo Kunjungi Ramai Wisatawan

Lanjutnya, ia menyampaikan bahwa potensi wisata Halmahera Barat bisa seperti Pulau Dewata, Bali. “Mestinya Halbar (Halmahera Barat) dengan segala potensinya bisa menjadi destinasi wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Kuncinya kita harus berkolaborasi,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Sandiaga mengaku terkesan dengan Festival Pantai Lapasi. Ia mengungkap bahwa festival ini sudah lengkap dengan kuliner, ekonomi kreatif, kerajinan, dan keindahan alam.

“Yang paling menarik di sini adalah festival sunset. Menari dan singing in the sunset. Menurut saya itu yang paling berkesan dan perlu kita tingkatkan. Belum lengkap beromantisme kalau belum berdansa di sunset Pantai Lapasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *